Plt Bupati Gorut Warning OPD soal Vaksinasi

391
ADV
10
Rapat evaluasi capaian realisasi vaksinasi di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dipimpin langsung Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu, Senin (11/4) di Aula Tinepo, Kantor Bupati Gorut. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dievaluasi, Senin (11/4) kemarin. Di antara 6 kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, terhadap capaian vaksinasi tersebut, Kabupaten Gorut berada diurutan keempat dengan presentase 57 persen.

Atas capaian itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu meminta semua pihak terkait hingga tingkat kecamatan agar dapat memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi, baik terhadap anak usia 6 – 11 tahun maupun dewasa.

Ia mengatakan, evaluasi yang dilakukan bukan semata-mata evaluasi terhadap capaian vaksinasi, tapi lebih dari itu mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka mensukseskan vaksinasi di daerah terbungsu di Provinsi Gorontalo itu.

“Banyak dari hasil evaluasi yang kemarin belum ditindaklanjuti secara maksimal,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ia menegaskan, evaluasi yang dilakukan saat ini, sudah pada target untuk melampaui 60 persen. Di mana, pihaknya menargetkan dalam 2 pekan ke depan, hingga akhir April ini, target 60 persen terhadap capaian vaksinasi dapat dilampaui.

“Sebenarnya dari data yang ada, capaian vaksinasi kita tidak terlalu di bawah. Tapi, kita target dalam dua minggu ke depan sudah bisa melampaui target 60 persen,” kata Thariq.

Makanya, pada rapat evaluasi itu, telah diminta target-target minimal dari setiap kecamatan. “Dan kita telah menetapkan 7 poin dalam rangka melampaui target tersebut. Antara lain, koordinasi, termasuk juga penyiapan dokter dan data yang tentu cukup banyak. Karena ada data di tingkat OPD maupun data vertikal.

Seperti vaksinasi tingkat SMA, kemudian madrasah, dan itu semua data yang mempengaruhi data vaksinasi di Gorontalo Utara,” imbuhnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorut, Rizal Yusuf Kune menjelaskan, sebenarnya data vaksinasi di Gorut di luar kelompok umur 6 – 11 tahun, telah mencapai kurang lebih 77 persen untuk dosis 1. “Sasaran awal kita itu hanya 99.908 peserta yang divaksinasi.

Namun, dengan ditambah peserta vaksinasi dari kalangan anak usia 6 – 11 tahun sejumlah kurang lebih 13.000 peserta, maka presentase vaksinasi kita secara total menurun,” ungkap Rizal.

Dan untuk mengejar atau melampaui target 60 persen, Rizal mengatakan, sebenarnya salah satu solusinya cukup fokus melakukan vaksinasi terhadap anak usia 6 – 11 tahun.

“Kita dorong saja para siswa ini, maka presentase vaksinasi kita bisa kembali naik, bahkan melampaui target yang ada,” ujarnya.

Tapi yang pasti, lanjut Rizal, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk pihak vertikal seperti Binda Gorontalo untuk memaksimalkan vaksinasi, khususnya bagi siswa atau anak usia 6 – 11 tahun tersebut.

“Hanya memang kita harus menggunakan cara-cara persuasif mengajak masyarakat untuk divaksin, seperti apa yang menjadi strategi dari Pak Plt Bupati, yang nantinya kita jalankan,” tuturnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *