Jebolan SPK Kini Panglima ASN

737
ADV
10
Sekda Dr. Roni Sampir

KABGOR – Karier Roni Sampir terbilang cukup matang sebagai ASN Kabupaten Gorontalo.

Betapa tidak dipuncak kariernya beliau kini menduduki jabatan sebagai sekertaris daerah Kabupaten Gorontalo diusianya jelang sehari 56 tahun. Itu pun amanah yang diberikan kedia tepat dikeberkahan Jumat.

Menurut beberapa koleganya, Roni Sampir merupakan jebolan SPK (Sekolah Perawat Kesehatan) kala itu. Hingga kemudian mengawali kariernya sebagai ASN di Puskesmas Bongo diwilayah Boliyohuto.

Hingga kemudian seiring perjalanan tahun beliau mengabdi di rumah sakit. Disini dirinya menjadi perawat anastesi. Kerjanya ini di plot dibagian bedah, sebab anastesi adalah untuk menghilangkan rasa sakit, beliau adalah ahlinya setelah lebih memperdalam bidang itu dengan kembali sekolah khusus anastesi.

Hingga kemudian setelah lama berkecimpung dibagian anastesi bedah, kariernya berlanjut menjabat sebagai Wadir (Wakil Direktur) Rumah Sakit yang kemudian menjabat sebagai Plt Dirut RS hingga mempersiapkan Direktur baru RS yang lama.

Selang sebagai Plt kepala Rumah Sakit, kiprah Dr. Roni terus berlanjut diruang lingkup kesehatan menjadi Plt. Kepala Dinas Kesehatan yang kemudian didefinitifkan sebagai Kadis Kesehatan.

Cukup lama beliau bergelut dengan instansi itu mengatur segala hal tentang dunia kesehatan mulai dari Boliyohuto hingga Telaga, Dulamayo hingga Batudaa Pantai. Semua puskesmas berada dalam koordinasinya dihal ini. Alhasil dijaman pemerintahan Nelson-Hendra, jabatan Asisten II dijamahnya sebagai asisten ekonomi pembangunan.

Disini beliau tak lama, hanya selang beberapa bulan menjabat, beliau di Jumat kemarin, resmi dilantik sebagai Sekda Kabupaten Gorontalo yang baru menggantikan Hadijah Tayeb yang memilih mundur untuk istrahat dari jabatan panglima ASN itu dengan alasan kesehatan.

Kini jebolan SPK itu menjadi panglima ASN yang baru di Kabupaten Gorontalo. Satu semangatnya hanya untuk membantu kerja Bupati- Wakil Bupati dalam pemerintahan dan pembangunan.

Meski begitu, dirinya tak mau sesumbar, Ia tetap masih butuh dukungan ASN hingga seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Dirinya pun sangat butuh bimbingan seorang Sekda senior, Hadijah Tayeb dalam menjalankan tugas tugasnya sebgai Sekertaris Daerah Kabupaten Gorontalo. (RG.53)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *