DPRD Provinsi

Apa Kabar Poligon?

164
×

Apa Kabar Poligon?

Sebarkan artikel ini
Kampus Politehnik Gorontalo (Poligon) di kecamatan Botupingge, kabupaten Bone Bolango. (foto: ayi/RG-2022)

BOTUPINGGE (RG) – Gaung Politehnik Gorontalo (Poligon) yang kabarnya akan beranjak atau tengah dalam proses menjajaki statusnya bisa ke arah menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), masih menjadi asa atau harapan dari masyarakat di kecamatan Botupingge kabupaten Bone Bolango (Bonbol). “Karena, dengan PTN, kami berharap akan lebih menghidupkan perekonomian masyarakat di sekitar kampus Poligon,” demikian harapan dari Emus dan masyarakat Botupingge.
Pihak kampus Poligon sendiri, saat ditemui koran ini pekan lalu, mengaku, bahwa status kampus mereka, hingga di awal tahun 2022 ini, masih dibawah naungan yayasan. Dan belum tersiar kabar dalam waktu dekat ini, akan beralih ke PTN.
Namun Kabag Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2 Dikti) Sulawesi Utara-Gorontalo-Sulawesi Tengah (Suluttenggo), Irwan Halid, mengaku, bahwa sebenarnya, dari sejumlah persyaratan, Poligon sudah layak dan bisa diupayakan menjadi PTN. “Seperti dari sisi SDM atau tenaga pengajar, program studi yang ada di kampus itu, dan sebagainya, Poligon sudah bisa diusulkan menjadi PTN. Yang sebagai dukungan tambahan, tidak dipungkiri, membutuhkan dukungan politik pula dari jajaran DPRD Provinsi ke pemerintah pusat,” sahut mantan Kepala Biro Humas Setdaprov Gorontalo, di era Fadel Muhammad ini.
Sementara di tempat terpisah, Sekertaris Komisi IV Deprov, La Ode Haimudin, menambahkan, bahwa dukungan politik dari DPRD, sudah sejak beberapa tahun lalu, telah diupayakan. Hanya saja, menurut Haimudin, masih perlu dilakukan pembenahan, seperti dari sisi jumlah mahasiswa, minimal 1,000 orang.

BERGABUNG KE UNG?
Ditanya, potensi alias peluang untuk Poligon dilebur atau bergabung ke Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Haimudin mengaku, pihaknya sudah pernah menyarankan hal itu. “Karena, dari hasil konsultasi kami (Komisi IV) di pemerintah pusat, hal itu dibolehkan, Poligon bisa dilebur ke UNG atau PTN yang sudah ada di daerah,” jelas Haimudin, seusai menghadiri rapat paripurna HUT ke 19 kabupaten Pohuwato di DPRD Pohuwato, Jumat (25/2) lalu. (ayi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *