BOTU (RG) – Dari sekian gelaran reses atau jaring aspirasi yang lazim dilakukan oleh jajaran keanggotaan Deprov, tersebar di 6 (enam) daerah pemilihan (dapil) dan 6 kabupaten/kota se provinsi Gorontalo, tidak dipungkiri banyak menemukan kawasan-kawasan yang sarat akan potensi plus hasil bumi dan aktivitas masyarakat dalam menggelutinya. Yang menurut Ketua Fraksi PDIP di Deprov, La Ode Haimudin, itu sudah saatnya dipetakan, plus berlanjut diprogramkan menjadi Kawasan Strategis Provinsi (KSP). Dan beroleh dukungan program kegiatan serta anggarannya dari Pemprov Gorontalo.
Hal itu disampaikan Haimudin disela-sela pemaparan dari pihak Bappeda provinsi Gorontalo, akan penyesuaian hasil-hasil reses yang menjadi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, untuk dimasukan menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di setiap tahun anggaran berjalan, kemarin. Misalnya, menurut Haimudin, pada sisi atau keunggulan potensi pertanian, perikanan, peternakan, dan sebagainya. Ada kelompok-kelompok masyarakat yang menekuni dan banyak dikembangkan oleh masyarakat Gorontalo, tersebar di 6 kabupaten/kota. “Itu sudah saatnya, beroleh dukungan program dari pemerintah provinsi, untuk dijadikan KSP di provinsi Gorontalo,” saran mantan Wakil Bupati Boalemo ini. (ayi)











