Musrenbangda Kota Tahun Ini Istimewa

637
ADV
10
Ismail Masjid Penjabat Walikota Gorontalo (photo arsip_

GORONTALO (RAGORO) – kehadiran Walikota dan Wakil Walikota pada acara  Musrembanda nampaknya punya arti yang sangat penting. Sampai-sampai Sekretaris Kota (Sekkot) Ismail Madjid mengaku salut Walikota hadir pada acara Musrembanda.

“Musrenbangda tahun ini luar biasa, dulu ketika saya masih di Bappeda, tidak pernah Walikota, Wakil Walikota dan Sekkot hadir Musrenbanda, tapi kali ini, ketiga-tiganya hadir,” kata Ismail Majid. Bahkan dihadiri seluruh stakeholder di tingkat Kecamatan. Itu menunjukkan bahwa, Walikota menaruh perhatian besar terhadap proses pelaksanaan musyawarah, terutama merumuskan program kerja di tingkat kecamatan,” ujar Ismail Madjid saat memberikan sambutan pengantar pada kegiatan Musrenbangda tingkat Kecamatan, Selasa (15/2/22) kemarin.

Adapun yang menjadi catatan dalam kegiatan itu kata Ismail, pertama terkait dengan semangat kerja bersama dalam hal membangun Kota Gorontalo. Menurutnya, semangat membangun Kota Gorontalo sangatlah luar biasa, akan tetapi perlu disadari juga terkait dengan keterbatasan yang dimiliki. Dalam artian, anggaran cukup tersedia akan tetapi dengan kebutuhan yang ada berdasarkan rumusan dimasing-masing Kecamatan di Kota Gorontalo memiliki nilai yang sangat besar, sementara APBD yang berada di Pemerintah Kota terbatas. APBD Kota kurang lebih Rp1,2 triliun, dan diangka tersebut ada dana PEN, sehingga kemampuan kita hanya berada diangka Rp900 miliar.

Dari angka Rp900 miliar itu, sekitar Rp400 miliar adalah belanja publik yang didalamnya ada dana yang sifatnya kegiatan-kegiatan menunjang aktivitas sarana dan prasarana pemerintahan. Selain itu, ada juga alokasi Rp300 miliar untuk penanganan infrastruktur. “dari angka tersebut, nantinya akan kita pila untuk mendapatkan program prioritas yang akan menjadi acuan master plan perencanaan di tahun berikut,” ucapnya.

Proses pemilaan anggaran tersebet harus memiliki perencanaan skala prioritas dari masing-masing kecamatan yang terbagi di 50 kelurahan di Kota Gorontalo. “sehingga, Musrenbangda tingkat Kota yang menjadi list skala prioritas sudah jelas bisa ditentukan mana-mana yang menjadi program kerja nantinya,” tutur Ismail Madjid. (lev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *