GORONTALO (RAGORO) – Golkar – PPP memang disebut-sebut akan berkoalisi di Pilgub. Dua partai ini memang sangat dekat karena adanya hubungan yang sangat baik antara Suharso Monoarfa dengan Rusli Habibie.
Nah, jika dua partai ini berkoalisi, maka 5 kader Golkar yang disiapkan ke Pilgub, semuanya bisa berpasangan dengan Nelson Pomalingo, karena Ketua DPW PPP Gorontalo itu adalah calon tunggal.
Jadi, Nelson bisa berpasangan dengan siapa saja diantara Roem Kono, Tonny Uloli, Marten Taha, Syarief Mbuinga atau Idah Syahidah.
Maka wajar saja ketika Syarief hadir pada acara pelantikan Ketua DPC PPP Pohuwato langsung menjadi perhatian banyak kalangan.
Memang kehadiran Syarief atas undangan Doktor Jack, suami dari Ketua DPC PPP Pohuwato. “saya hadir diundang Doktor Jack sebagai teman, dan sebagai tokoh masyarakat saya menghargai undangan itu sekaligus memberikan selamat kepada ketua DPC PPP Pohuwato,” ucap Syarief.
Tetapi undangan itu bukanlah undangan biasa, karena bukan hanya untuk menghadiri acara pelantikan, tetapi untuk menampilkan dua tokoh ini di depan publik. Karena memang banyak kalangan menginginkan kedua tokoh ini berpasangan di Pilgub.
Kehadiran Syarief pada acara itu tak bisa dianggap sederhana, justru sangat istimewa karena bisa memanjakan para pendukung kedua tokoh itu. Lalu apa komentar Syarief soal itu?
Tokoh yang satu ini bukan tipe ceplas-ceplos, apalagi Cagub Golkar akan ditentukan oleh hasil survei.
Lebih dari itu, Pilgub masih lama dan Golkar belum memutuskan siapa yang akan direkomendasi. Karena itu, Syarief tak mau banyak berkomentar.
Memang ada dua teori dalam politik, yakni teori kemungkinan dan teori ketidak pastian. Tetapi kata Syarief seraya mengutip tema acara malam itu yakni merawat kebersamaan dalam pembangunan.
“selamat buat PPP, saya doakan agar lebih maju lagi,” ucap Syarif. Memang banyak kalangan menilai kalau dua tokoh ini berpasangan, maka mereka adalah pasangan yang sangat kuat.
Makanya banyak yang menginginkan mereka berpasangan, tetapi sayangnya Syarief masih enggan berkomentar ini karena politisi yang satu ini terlalu santun.
“kalau pak Prof Nelson atas nama PPP iya, kalau saya tidak bisa seperti beliau, karena untuk Golkar Provinsi masih ada ketua dan juga ada mekanisme partai, tahapan-tahapan dan proses yang harus dilewati,” ujarnya.
Sebelumnya syarif mengatakan, dirinya hadir pada acara pelantikan DPC PPP Pohuwato bukan saja karena pasangan SMS di dukung oleh partai PPP pada Pilkada kemarin, tetapi dirinya juga demikian di dukung PPP selama dua periode menjadi Bupati.
“saya melihat luar biasa peran dan kontribusi PPP Pohuwato dan setiap kali pesta demokrasi, PPP memang tetap baik menghantarkan suara tingkat Provinsi maupun kabupaten,” imbuhnya. (awal-46/rg-53)











