Tarik Investor, Indra : Beri Kemudahan

347
ADV
10
Bupati Gorut, Indra Yasin saat memberikan sambutan sekaligus menutup rangkaian Bimtek Inovasi Simpul Perizinan yang dilaksanakan DPM-PTSP Gorut, Sabtu (30/10). (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin mengatakan, pemerintah daerah, saat ini tengah didorong oleh BPK, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan peningkatan PAD, salah satunya lewat investasi.

“Bagaimana kita mampu menarik investor masuk mengelola potensi alam dan lain sebagainya. Sehingga dari situ akan menghasilkan PAD. Seperti halnya pengelolaan objek wisata, baik pulau maupun pantai,” tutur Bupati Indra Yasin, usai hadir menutup rangkaian Bimtek Inovasi Simpul Perizinan yang dilaksanakan DPM-PTSP Gorut di Hotel Arya Duta, Manado, Sabtu (30/10).

Seperti diketahui, Bimtek itu menghasilkan 12 rekomendasi. Di mana, tiga di antaranya yang menjadi penekanan Bupati Indra, yakni, kemudahan investasi, kepastian hukum (regulasi) dan dapat menghasilkan PAD. “Kemudahan investasi itu, kemudahan dalam perizinan. Artinya, perizinan jangan berbelit-belit.

Kalau mudah, kenapa dipersulit,” ujarnya. Oleh sebab itu, Indra mengatakan, di dalam perizinan harus ada kepastian hukum. Karena itu untuk kemudahan berinvestasi.

“Dari kepastian hukum nanti akan memberikan kenyamanan investasi, kemudahan pemberian izin. Jangan sampai perizinan itu berbelit-belit. Nah, kalau misalnya dalam proses perizinan ada lima meja, kenapa kita tidak perkecil lagi tinggal 3 meja yang harus dilewati, kan begitu,” terangnya.

Tentu kalau sudah permudah, alur birokrasinya diperpendek, ditambah lagi saat ini sudah lewat sistem OSS. Maka, kata Bupati, nantinya masyarakat yang membutuhkan pelayanan, tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.

“Demikian juga persyaratan-persyaratannya harus sudah diberi tahu dari awal. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan itu tidak terlalu lama untuk memperoleh suatu izin,” tukasnya.

Dan yang terpenting dari bimtek tersebut, Indra berharap nanti ada peningkatan PAD. “Jangan sampai dengan bimtek hari ini (dua hari lalu, red), ternyata tidak punya pengaruh dalam hal pendapatan asli daerah.

Harusnya dengan kita tahu bahwa prosesnya seperti yang sudah disampaikan oleh para narasumber, nah sebaiknya juga pendapatan semakin banyak yang masuk ke daerah.

Tentu melalui kecamatan-kecamatan maupun desa,” harapnya. Terakhir, Indra juga mengingatkan, regulasi terkait perizinan yang ada di daerah untuk segera disesuaikan dengan regulasi dari pusat.

“Jangan sampai itu justru menghambat untuk pemberian izin kepada masyarakat. Termasuk investasi-investasi yang baru akan masuk ke Gorut,” pungkasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *