oleh

Badrun Sebut Warga Atinggola Antusias

GORUT (RAGORO) – Program gebyar vaksinasi Covid-19 yang terus digencarkan di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), memang, seperti daerah lainnya di Indonesia, masih saja menimbulkan pro dan kontra di masyaraat.

Namun demikian, gebyar vaksinasi yang telah berjalan sejak awal pekan ini, cukup antusias disambut warga masyarakat di daerah itu. Tak terkecuali di Kecamatan Atinggola.

Di kecamatan paling timur itu, masyarakat yang menjalani vaksinasi Covid-19 terbilang antusias. Bahkan, itu dapat dilihat dari gebyar vaksinasi yang digelar, Rabu (1/9).

“Alhamdulillah antusias warga, termasuk para siswa di Atinggola soal pemberian vaksin Covid-19 sangat tinggi,” ungkap Camat Atinggola, Badrun Lakoro, ketika diwawancarai.

Dengan melihat antusias dari masyarakat, Ia optimis capaian vaksinasi di Atinggola dapat mencapai 100 persen hingga bulan Oktober nanti.

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pihaknya kerja sama dengan pihak Polsek dan Koramil Atinggola serta tentu Puskesmas setempat itu lebih mengedepankan pendekatan komunikasi secara persuasif, tanpa ada paksaan, penindakan, dan penindasan terhadap masyarakat dan kalangan siswa.

“Bahwasanya tujuan vaksinasi ini untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan diri kita sendiri,” ujarnya.

Menurut putra asli Atinggola ini, antusias warga cukup tinggi karena telah meningkatnya kesadaran warga dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kita tidak seperti dulu lagi, kesadaran warga sekarang sudah meningkat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dan alhamdulillah ini terterima sampai ke tingkat bawah. Apalagi siswa sudah mendapat persetujuan dari orang tua masing-masing. Ini tentu luar biasa,” terangnya.

Terakhir, Badrun selaku pemangku tertinggi di wilayah Atinggola, mengaku, tak henti-hentinya mengajak semua masyarakat dan generasi muda untuk mensukseskan vaksinasi, serta tidak termakan dengan isu-isu yang tidak benar terkait vaksinasi.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada semua masyarakat atinggola, semua elemen agar tidak terpancing deng isu-isu yang tidak benar. Karena kebijakan ini sudah dikaji dengan matang. Ingat, tidak mungkin pemerintah akan mencelakai rakyatnya. Justru pemerintah wajib melindungi,” pungkasnya. (RG-56)

Don't Miss

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.