Perjuangkan Normalisasi Sungai di Anggrek, Lukum Menyerah ?

443
ADV
10
Lukum Diko
GORUT (RAGORO) – Belum menemui kepastian soal penanganan di lapangan, Lukum Diko, salah seorang Aleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dari Daerah Pemilihan Kecamatan Anggrek dan Monano, yang selama ini getol memperjuangkan normalisasi Sungai Tolango, nampaknya tak lagi bersemangat.
Ia mengaku, bahwa dirinya saat ini sudah tidak mampu lagi berkata-kata apapun terkait dengan rencana normalisasi sungai Tolango dan Ilangata yang sampai saat ini tidak ada kejelasannya.
Padahal, normalisasi kedua sungai tersebut merupakan kebutuhan mendesak warga yang dampaknya sangat terasa terutama dari perekonomian rakyatnya.
“Dan sampai saat ini, kejelasan terhadap pelaksanaan normalisasi sungai tersebut tidak ada kejelasan dari pemerintah daerah,” ungkap Lukum. Menurut Lukum, dirinya telah melakukan segala daya dan upaya untuk aspirasi normalisasi sungai Ilangata dan Tolango tersebut.
“Mulai dari mengemis, menangis, marah sampai menitikkan air mata telah saya lakukan, namun apa daya sampai saat ini saya sudah tidak bisa berkata-kata apalagi,” kata Lukum.
Bahkan lanjut Lukum, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyatakan bahwa di tahun 2022 mendatang, program terkait normalisasi sungai tidak masuk dalam perencanaan.
“Dan jawaban yang kami dapatkan bahwa untuk anggaran terkait normalisasi sungai yang dimaksud tersebut tidak ada,” tegasnya. Tentu ini membuat kami bingung dan tidak tau harus berkata apa dan berbuat apa lagi.
“Namun demikian, terhadap upaya normalisasi sungai tersebut akan tetap kami usahakan bagaimanapun caranya, karena itu memang sudah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat untuk segera dilaksanakan,” ujar Lukum. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *