Peran Strategis DWP Dalam Pembangunan Nasional, Wabup Gorut : Salah Satunya Mewujudkan Ketahanan Keluarga

703
ADV
10
Wabup Gorut, Thariq Modanggu saat hadir membuka Bimbingan Teknis peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam pemberdayaan perempuan demi mendukung terwujudnya ketahanan keluarga, yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gorut, di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, belum lama ini. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Sebagai organisasi perempuan terbesar di Indonesia, Dharma Wanita Persatuan (DWP) memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Dan tentunya, semakin besar tantangan yang akan dihadapi oleh DWP, mengingat saat ini situasi pandemi Covid-19. Di mana, banyak hal penting yang berkenaan dengan peran wanita yang tidak bisa dilaksanakan karena kondisi saat ini. Adapun tantangan yang dihadapi saat ini antara lain, masalah perceraian, masalah stunting, perkawinan usia anak, kekerasan dalam rumah tangga, kasus hukum pada anak dan penyalahgunaan narkoba. Kerentanan yang dialami keluarga bersifat dinamis dan memiliki makna yang luas.

Dan keluarga berperan penting dalam mencetak generasi masa depan yang berkualitas dan sangat menentukan kualitas bangsa. “Kita inginkan perempuan sebagai agen perubahan selalu berada di depan laki-laki diharapkan mempunyai peran dalam politik pembangunan bangsa, dengan demikian DWP diharapkan dapat mempercepat terwujudnya kesetaraan gender dengan berperan strategis dalam konstalasi pembangunan nasional,” tutur Wakil Bupati Gorut, Thariq Modanggu saat hadir membuka Bimbingan Teknis peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam pemberdayaan perempuan demi mendukung terwujudnya ketahanan keluarga, yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Gorut, di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, belum lama ini.

Para anggota DWP yang terdiri dari para istri PNS diharapkan menjadi salah satu unsur yang dapat mempercepat terwujudnya kesetaraan gender. Wabup Thariq menyebut, perempuan sangat berperan penting dalam rangka pembentukan kehidupan keluarga yang kokoh, sehingga tidak terkena pengaruh negatif dari perubahan serta pencapaian suatu keadaan yang sehat, sejahtera dan bahagia. Menurutnya, kaum gender harus menjadi bagian dalam upaya terciptanya masyarakat yang sejahtera.

“Dharma Wanita selama ini banyak memiliki peran untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial yang tidak hanya ditunjukkan pada pegawai di lingkungan mereka tetapi juga langsung menyentuh masyarakat,” imbuhnya. Dikatakan Thariq, Dharma Wanita Persatuan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam mensukseskan program nasional, pentingnya peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan semakin meningkat, perempuan bisa mengaktualisasikan diri dalam banyak hal yaitu, pendidikan, ekonomi dan sosial budaya.

“Salah Satu Peran Dharma Wanita Persatuan dalam pemberdayaan perempuan demi mendukung terwujudnya ketahanan keluarga di Kabupaten Gorontalo Utara yaitu untuk terus mengembangkan kualitas diri dan selalu kritis dalam melihat isu-isu yang sedang berkembang dalam masyarakat serta menjadi pendidik yang utama dalam menjaga ketahanan keluarga,” jelasnya.

Pada dasarnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara sangat mendukung rencana strategis Dharma Wanita dalam mendorong kemajuan perempuan dalam memahami dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga akan menjadi pondasi bagi pendidikan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, selain itu Dharma Wanita harus mampu mengemban tugas dan amanat yang diberikan yaitu berkiprah secara optimal dan berlandaskan visi dan misi organisasi.

“Makanya, Dharma Wanita Persatuan dalam melaksanakan kegiatan harus selalu bermitra dengan opd terkait, organisasi wanita dan lembaga masyarakat lainnya yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara, sudah barang tentu tugas utamanya melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

“Yang pasti, di tangan Dharma Wanita Persatuan (DWP) citra positif ASN dapat ditingkatkan. Di era revolusi industri 4.0, para anggota DWP memiliki prospek yang menjanjikan bagi posisi perempuan sebagai bagian dari peradaban dunia,” pungkas orang nomor dua di Kabupaten Gorut itu. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *