Penanganan Banjir Butuh Kebersamaan, Indra : Peta Rawan Bencana Harus Disiapkan

454
ADV
10
Bupati Gorut, Indra Yasin dan Wakil Bupati Gorut, Thariq Modanggu bersama Wakil Ketua 2 DPRD Gorut, Hamzah Sidik dalam salah satu kesempatan. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin mengatakan, penanganan banjir di Gorut butuh kebersamaan atau kerja sama semua pihak. Artinya, penanganan dilakukan dari hulu hingga hilir dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Misalnya, selain Pemda dan DPRD, peran pihak vertikal seperti Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II, Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya berharap nanti penanganan banjir, kita ramai-ramai lakukan perbaikan. Oleh sebab itu, saya sampaikan, khusus untuk teman-teman yang berkaitan dengan penanganan banjir, ini segera melihat di mana pusat-pusat rawan banjir, kemudian mengambil langkah-langkah strategis untuk diintervensi program pembangunan,” tuturnya. Dan untuk mengetahui pusat-pusat rawan bencana, Indra meminta instansi teknis, seperti BPBD untuk membuat peta rawan bencana.

“Sehingga kita sudah bisa mewaspadai tempat-tempat rawan bencana ketika terjadi hujan atau cuaca buruk,” ujarnya. Dengan adanya pemetaan tempat-tempat rawan bencana, seperti tanah longsor maupun banjir. “Paling tidak, itu memudahkan kita ketika penanganan, kita sudah tahu kalau bagian barat, pasti di tempat ini, demikian juga bagian timur. Makanya, ini harus diseriusi oleh OPD teknis,” tandasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *