Marten Tak Mau Mencelakai Bawahannya

725
ADV
10
Marten Taha

GORONTALO (RAGORO) – Kalangan PNS Kota rata-rata mendukung Marten Taha ke Pilgub. Selama kurang lebih 7 tahun dipimpin Marten, mereka merasakan nikmatnya bekerja, mereka bisa tidur nyenyak tanpa dihantui persoalan-persoalan hukum. Pengelolaan keuangan dalam pemerintahan Marten sangat bagus, semua pejabat bekerja tanpa tekanan, enjoy tetapi semuanya serius.

Inilah alasannya mengapa mereka sangat menyukai Marten untuk bisa ke Provinsi agar pejabat-pejabat di Provinsi bisa menikmati apa yang sudah dirasakan oleh semua ASN Kota. Hermanto Saleh yang sudah melewati empat Walikota ini mengakui kalau Marten Taha adalah Walikota yang paling sejuk. Menurut Kadis Perhubungan ini. kalau ASN Kota sudah tak diragukan lagi dukungannya pada Marten, demikian pula dengan rakyat kecil, tetapi kalau untuk kalangan elit, Hermanto masih sangsi.

Pejabat yang satu ini tak memberikan alasan, tetapi itulah kalangan elit punya banyak kepentingan. Mereka tak terlayani maka merekalah yang paling banyak mengeluh. Hermanto juga mengatakan selama kepemimpinan Marten, semua pejabat di Pemkot tidak diharuskan untuk ikut-ikut dalam kegiatan Walikota.

Kalau pun beliau mau mengajak, selalu di dahului dengan permintaan lewat WA dengan bahasa yang sangat santun. “kalau berkenan, saya undang untuk ikut mendampingi saya,” ini cara beliau mengajak pejabat. Itupun hanya pejabat-pejabat yang punya berhubungan dengan kegiatan yang akan dihadirinya. Satu hal yang membuat semua pejabat sangat kagum dan menghormatinya adalah sikapnya yang tegas melarang semua ASN ikut-ikutan dalam politik praktis.

“waktu pak Marten maju di periode kedua, kami semua menawarkan bantuan, tetapi bantuan itu ditolak dengan mengatakan agar kami tak masuk dalam arena pertarungan politik, makanya pada Pilwako lalu, anda tahu sendiri tak ada satupun pejabat yang pernah hadir pada kegiatan politik dalam rangka Pilwako, coba tanyakan pada Lurah, apakah ada perintah dari beliau untuk memenangkan beliau, pasti jawabannya tidak,” urainya. (awal-46)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *