GORUT (RAGORO) – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin meminta kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Gorut ditekan. Artinya, ke depan, kasus seperti itu dapat diminimalisir, bahkan terbebas di daerah terbungsu di Provinsi Gorontalo itu. Kepada pihak kecamatan yang kasusnya masuk kategori tinggi, Indra mengingatkan agar semua pemangku kepentingan di wilayah kecamatan, mulai dari Camat, Kepala Puskesmas hingga Kepala Desa untuk berkoordinasi terkait dengan permasalahan yang ada tersebut.
“Khusus kasus kematian ibu dan anak, saya berharap ke depan, saya minta kapus, camat, kades untuk duduk bersama. Melakukan evaluasi, bagaimana penanganan ibu dan bayi di kecamatan masing-masing,” ungkap Indra Yasin. Ia mengatakan, tingginya kasus kematian ibu dan bayi di satu wilayah kecamatan jangan diartikan sebagai sebuah bencana.
“Justru itu harus kita jadikan sebagai penyemangat untuk bangkit lagi,” tukasnya. Sementara soal stunting yang juga terbilang masih 19 persen, agar secara bersama-sama untuk diseriusi. “Oleh sebab itu, di semua puskesmas, agar melakukan penimbangan kembali bagi setiap bayi atau anak. Sehingga ketahuan kita semua, mana yang stunting,” ujarnya. (RG-56)











