GORUT (RAGORO) – Persoalan sampah menjadi hal utama yang dikedepankan dari 10 poin penting dalam agenda rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) masalah lingkungan di Kabupaten Gorontalo Utara, yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), belum lama ini.
Karena memang kata Wabup Gorut, Thariq Modanggu, secara nasional dan di daerah sampah menjadi masalah utama. “Oleh karena itu, kami melihat bahwa persoalan sampah ini bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tetapi lintas OPD bahkan termasuk masyarakat di dalamnya,” ungkap Wabup Thariq usai memimpin langsung Rakorev tersebut.
Pada dasarnya, Thariq mengungkapkan, dari rapat itu, sedikitnya ada 8 poin yang dihasilkan, baik itu mulai dari hulu hilir. “Dari hulu itu artinya dari produksi sampah sampai pada hilirnya yaitu pengolahan tempat pembuangan akhir sampah,” imbuhnya. Nah, lanjut Thariq, dengan konsep hulu hilir ini, pihaknya berharap ada beberapa hal tindak lanjut yang dilakukan.
Pertama, adalah musyawarah persampahan daerah dengan melibatkan semua stakeholder. “Karena produksi sampah itu bukannya hanya kantor, makanya penanganannya juga harus lintas, kemudian termasuk penyusunan master plan persampahan Gorontalo Utara yang memang belum ada, itu juga kita dorong,” tuturnya.
Lebih lanjut Wabup Thariq berharap, bahwa penguatan armada kebersihan, termasuk personil. “Kiranya untuk armada kebersihan itu agar diadakan peningkatan dari kondisi yang ada sekarang,” tandasnya. (RG-56)











