Ngopi Bareng Polda Gorontalo dengan Insan Pers

19
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

GORONTALO – Memperkuat pilar keterbukaan informasi publik dan stabilitas daerah, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo melalui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) merangkul insan pers hingga penggiat media sosial dalam agenda “Ngopi Bareng” yang berlangsung hangat di Zarona Coffee, Senin (29/09/2026).

​Mengusung tema sinergitas dalam memelihara situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), forum diskusi santai ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat utama Polda Gorontalo, di antaranya Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Dedy Suhartono, S.I.K., M.M., Dir Intelkam Kombes Pol. Feri Renaldo Sitorus, S.I.K., M.H., serta Kabid Humas Kombes Pol. Marupa Sagala, S.I.K., S.H., M.H. Turut hadir mendampingi dari unsur pemerintah daerah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Gorontalo, Mohammad Trizal Entengo, S.H., M.H.

​Dalam pertemuan tersebut, Polda Gorontalo dalam hal ini Wakapolda menegaskan bahwa media massa, wartawan, Ketua organisasi Media Online Gorontalo, hingga para influencer memegang peranan yang sangat strategis didalam keterbukaan informasi publik.

Sehingga disini, selain sebagai jembatan informasi antara Polri dan publik, kehadiran insan media dan penggiat digital dipandang vital sebagai benteng pertahanan dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoax) serta isu-isu provokatif yang berpotensi memecah belah kondusivitas wilayah.

” Kami dari Polda Gorontalo tentu tidak bisa bekerja sendiri. Wartawan dan influencer adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar, menangkal hoaks, dan mendinginkan suasana di tengah masyarakat.” Ujarnya.

​Respon positif terpancar dari para jurnalis dan pimpinan media online yang hadir. Forum ini dinilai menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif guna memastikan setiap informasi yang tersaji ke tengah masyarakat tetap akurat, berimbang, dan menyejukkan.

” Kami berharap rekan-rekan media dapat menjadi cooling system, dan bersama-sama menangkal yang dapat memecah belah persatuan. Polda Gorontalo membuka diri untuk komunikasi dan kritik yang membangun,”ujar WakaPolda.

​Melalui komitmen keterbukaan dan kolaborasi berkelanjutan ini, Polda Gorontalo bersama ekosistem media lokal optimistis dapat terus menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Gorontalo agar tetap aman, kondusif, dan terkendali. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *