KABGOR – Rapat percepatan pelaksanaan kegiatan UPLAND di Kabupaten Gorontalo digelar dalam rangka memburu dana hibah internasional akan project tersebut, Sabtu (23/05/26).
UPLAND sendiri adalah proyek strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang berfokus pada pengembangan sistem pertanian terpadu di daerah dataran tinggi. Tujuannya adalah meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, dan ketahanan pangan nasional melalui pendekatan modern.
Di Indonesia sendiri dari 400an lebih jumlah kabupaten di Indonesia, Kabupaten Gorontalo masuk dalah satu didalamnya dari 14 kabupaten. Sehingga tentu ini sangat menguntungkan daerah, dari sisi Hibah Rp. 1,7 M yang akan diberikan hibah dari Islamic Development Bank (IsDB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).
Usai itu Sekda mengatakan, dari pertemuan ini daerah akan segera mempercepat proses itu, sebab dari kunjungan pihak Kementan RI kali ini Gorontalo belum memperlihatkan progresnya.
Karena didalamnya ada beberapa kegiatan, maka kita segera akan membagi tugas dalam rangka percepatan itu.
” Saya sebagai Sekda akan menindaklanjutinya sebagai bagian percepatan,”
Sehingga batasan untuk tahun kerja 2026 ini sampai Bulan September itu bisa terpenuhi, sehingga kita akan baik diujungnya.” Ucap Sekda
Program ini sendiri sudah berjalan sejak 2021 dan akan berakhir ditahun 2026 ini. Sehingga bagi hitungan daerah, dengan hibah yang cukup besar Rp 1.7 M itu terasa rugi jika daerah tidak akan kembali mengambilnya ditahun 2026 ini. (*)











