GORUT (RGNEWS.COM) – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara bersama Wakil Bupati Nurjana Yusuf meninjau langsung kondisi jalan di Desa Molantadu, Rabu (01/04/2026).
Peninjauan dilakukan menindaklanjuti keluhan warga terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut kayu milik perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI).
Di lokasi, jalan desa yang sebelumnya dibangun menggunakan dana APBD tampak rusak parah. Kerusakan diduga disebabkan kendaraan bertonase besar yang melintas secara terus-menerus.
Warga mengeluhkan perbaikan yang dilakukan perusahaan dinilai tidak sesuai standar. Jalan yang sebelumnya beraspal kini hanya dicor secara sederhana.
“Awalnya jalan ini aspal mulus, sekarang rusak karena truk kayu. Diperbaiki, tapi tidak seperti semula,” ujar seorang warga.
Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara Ridwan Riko Arbie menegaskan keberadaan investor tidak boleh merugikan masyarakat.
“Kita butuh investasi, tapi jangan merusak tanpa tanggung jawab. Ini akan dibahas bersama pemerintah daerah,” kata Ridwan.
Ia juga menyoroti praktik muatan berlebih pada truk HTI yang dinilai berisiko terhadap keselamatan dan mempercepat kerusakan jalan.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Gorontalo Utara Hamzah Sidik Djibran turut mengkritik sikap perusahaan yang dianggap mengabaikan aturan.
DPRD mendesak pemerintah daerah segera memanggil manajemen perusahaan untuk memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur tersebut. (*)











