KKP Unigo Usung Desa Mandiri

345
ADV
10
Dr. Ir. Moh. Ramdhan Olii, S.T.,M.Eng

Angkatan XXVII Gelombang I Tahun 2026 Tersebar di 40 Desa se- Provinsi Gorontalo

KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo kembali menggelar Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) Angkatan XXVII Gelombang I Tahun 2026 dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Edukasi, Teknologi, dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Desa Mandiri”.

Program ini mengangkat tagline “Mahasiswa Berkarya, Desa Berdaya” sebagai bentuk komitmen mendorong peran aktif mahasiswa dalam pembangunan masyarakat desa.

Kepala LP3M Universitas Gorontalo, Dr. Ir. Moh. Ramdhan Olii, S.T.,M.Eng mengatakan KKP merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat menjawab berbagai persoalan di masyarakat, baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, maupun lingkungan,” kata Ramdhan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (07/04/2026).

Menurut dia, pelaksanaan KKP tahun ini dirancang dengan pendekatan multidisipliner dan partisipatif.

Mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai program strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program tersebut antara lain peningkatan literasi melalui bimbingan belajar dan pengembangan pojok baca, pelatihan komputer dasar serta edukasi internet sehat, hingga pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan kewirausahaan dan pengembangan UMKM.

Selain itu, mahasiswa juga akan menjalankan program pengelolaan lingkungan berbasis 3R, kegiatan gotong royong, serta kampanye hidup bersih dan sehat di lingkungan desa.

KKP Angkatan XXVII Gelombang I Tahun 2026 akan dilaksanakan di enam wilayah di Provinsi Gorontalo, yakni Kabupaten Gorontalo, Boalemo, Gorontalo Utara, Bone Bolango, Pohuwato, dan Kota Gorontalo, yang tersebar di 40 desa.

Ramdhan menambahkan, melalui program ini diharapkan terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa, termasuk kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan potensi lokal.

“KKP tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan sosial, kepemimpinan, dan pemecahan masalah di lapangan,” ujarnya.

Universitas Gorontalo berharap program ini mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong terwujudnya desa mandiri dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *