Puluhan Diplomat Senior Hadir di Gorontalo, Apa Untungnya Untuk UMKM ?

793
ADV
10
Para diplomat senior melalukan diklat di Provinsi Gorontalo hingga 18 Oktober, foto bersama dengan Pj gubernur Gorontalo Rudy Salahudin di rudis gubernur Minggu (13/10/2024) photo kominfotik
  • Editor   : Sahril Rasid
  • Kontributor : Mei Dama, Fadli, Haris

GORONTALO (RGNEWS.COM)—Pj Gubernur Gorontalo Rudy Salahudin mendorong para pengusaha, dan pengiat UMKM di Provinsi Gorontalo mampu mengembangkan usahanya bukan cuma skala nasional, tapi juga bisa menembus pasar luar negeri.

Ini ditegaskannya saat menerima puluhan diplomat senior yang sudah bertugas di puluhan negara di dunia. Ia berharap, kehadiran para diplomat ini bisa memberikan dampak bagi perekonomian Gorontalo, khususnya produk UMKM dan Sektor Pariwisata

“Apresiasi yang setinggi-tingginya dari kami pemerintah Provinsi Gorontalo, dan masyarakat Pusdiklat Kementerian Luar Negeri RI memilih Gorontalo sebagai lokasi pelaksanaan visitasi kepemimpinan nasional dan final project sebagai bagian dari Diklat terintegrasi Sesparlu ke-75 serta pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II,” Kata Pj Gubernur Rudy Salahudin di aula rumah jabatan Gubernur Gorontalo, Minggu (13/10/2024) kemarin

 Diklat ini dimata pj gubernur Gorontalo membawa manfaat besar bagi Provinsi Gorontalo. Diklat yang diikuti oleh para diplomat itu akan menjadi sarana promosi potensi Gorontalo ke luar negeri.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan terjalin interaksi antara peserta dengan seluruh pemangku kepenting sehingga menghasilkan ide-ide baru, solusi inovatif, dan rekomendasi strategis yang bermanfaat bagi Provinsi Gorontalo,” harap Pj Gubernur tersebut.

Seperi diketahui diklat pusdiklat ini diikuti para diplomat yang sudah cukup lama berkarir antara 15-20 tahun di sejumlah negara.

“ Saya berhara[pengalaman mereka bisa memperkenalkan Gorontalo ke seluruh negara. Disisi lain ini kesempatan menarik untuk kalangan pengusaha Gorontalo untuk memperluas pasar, yang bukan saja mengincar pasasr domestic, tapi luar negeri,’ harap Pj Gubernur.

Seperti halnya juga pj gubernur Rudy Salahudin. Kepala Pusat Pelatihan dan Pendidikan Kementerian Luar Negeri, Muhammad Kurniadi mengakui Gorontalo memiliki potensi ekspor luar negeri, khusus sector perikanan dan kelautan.

“ Primadona itu Tuna, disini ada Nike, kalau diolah menjadi produk makanan itu menarik. Demikian juga produk hasil UMKM yang pasarnya terbuka lebar,” ujar Moh Kurniadi.

Kurniadi berharap para peserta diklat dapat membangun jaringan kerja dengan para pejabat dan pelaku UMKM di Gorontalo. Sehingga pada saat penempatan di luar negeri dan mana kala negara itu membutuhkan sesuatu bisa diarahkan ke Gorontalo.

Diklat berlangsung hingga 18 Oktober 2024 akan fokus pada lima sub tema, yaitu ketahanan pangan, ekonomi kreatif, ketahanan iklim, peningkatan kapasitas nelayan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Provinsi Gorontalo menjadi lokasi Visitasi Kemimpinan Nasional (VKN) dan final project yang terintegrasi Diklat Sekolah Staf Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) angkatan ke-75.

Turut hadir dalam pembukaan itu Kepala Pusdiklat Kemenlu RI Muhammad Kurniadi Koba, Direktur Sesparlu Yudho Sasongko dan jajaran, pembimbing VKN Bambang Budhianto, pembimbing final project Diar Nurbiantoro. Ada juga pimpinan OPD Pemprov dan asosiasi profesi widyaiswara.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *