Belanja UMKM, ASN Gorut Diharapkan Gunakan QRIS

610
ADV
10
High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Gorut yang diselenggarakan Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemkab Gorut lewat Badan Keuangan. (Foto : hms_kominfogorut)
GORUT (RAGORO) – Upaya digitalisasi terus didorong Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut), terlebih dalam hal transaksi keuangan, baik lewat bank maupun non bank.
Dan kaitan dengan itu, kegiatan gerakan Rp 5.000 untuk UMKM, Jumat (12/8) pagi ini akan dimanfaatkan pemerintah daerah menerapkan QRIS sebagai metode pembayaran.
“Jadi, besok (hari ini,red) pada gerakan Rp 5.000 kita tidak hanya sekadar menggeliatkan UMKM. Tapi, kita ingin  mereka pakai QRIS. Sehingga transaksi keuangan tidak lagi tunai, tapi sudah non tunai,” kata Thariq.
Makanya, ASN kata Thariq harus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya belanja UMKM menggunakan QRIS.
“Dukungan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Gorut sangat penting dalam rangka mendukung penerapan QRIS, sekaligus sebagai contoh bagi masyarakat,” tuturnya.
Seperti diketahui, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *