Pesan Prof. Haedar, Untuk Wisudawan UMGO

430
ADV
10
PROFESOR Dr. K.H. Haedar Nashir, saat memberikan sambutan di Universitas Muhammadiyah Gorontalo.

KAMPUS (RAGORO) – Kehadiran tokoh penting Muhammadiyah, yakni  Prof. Dr. K. H Haedar Nashir, M.Si., selaku Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merupakan kado terindah UMGO pada pelaksanaan Miladnya yang ke-14, sekaligus Wisuda Gelombang XVI tahun akademik (TA) 2021-2022. Orang nomor 1 Muhammadiyah itu nampak sangat bergembira dengan penyambutan yang dikemas oleh UMGO, Sabtu kemarin (11/6), di Auditorium David Bobihoe Akib UMGO, Kabupaten Gorontalo (Kabgor). Seluruh elemen kampus tanpa terkecuali hingga 189 wisudawan hadir dalam penyambutan itu. Para wisudawa ini berasal dari lima (5) fakultas, yakni Fakultas Sains dan Ilmu Komputer (FSIK), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). “UMGO memperingati miladnya yang ke 14 sekaligus wisuda untuk gelombang XVI, bagi saya, milad adalah refleksi diri, proyeksi aksi untuk masa depan UMGO. Untuk itu atas nama PP Muhammadiyah kami sampaikan selamat atas milad dan wisudanya. Insha Allah harapan kita semua untuk kemajuan UMGO bisa segera tercapai,” ucap Prof Haedar, dalam pidatonya saat pelaksanaan wisuda. Prof. Haedar juga menitip pesan kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan dan menuntaskan sebuah proses panjang dalam studinya di UMGO. “Saya yakin anda bahagia dan gembira pada hari ini, tapi jangan terlalu larut, karena ada tantangan besar yang akan kalian hadapi. Yang harus anda ingat, kesuksesan yang anda dapati hari ini akan kehilangan berkah kalau anda kehilangan cinta dari orang tua, semoga ini bukan hanya menjadi apresiasi puncak akademik kalian tetapi puncak rohaniah untuk menjadi insan Qurani,” pesannya. Sementara itu, Prof Abd. Kadim Masaong, M.Pd., dihadapan PP Muhammadiyah menjelaskan beberapa poin penting sejak dirinya menjabat sebagai Rektor. Sejak menjabat Rektor, katanya, dia melakukan search dan assessment dengan pendekatan analisis SWOT untuk melihat berbagai faktor pendukung dan penghambat di UMGO. “Dari hasil analisis tersebut, lahirlah visi membangun CITRA, menuju unggul dan berkemajuan. CITRA itu bisa dilihat dari dua hal, yakni dari identitas diri dan CITRA yang merupakan singkatan dari Cerdas, Integritas, Inovatif, Transparan, Religius, Amanah dan Akuntabel,” imbuhnya. Kadim juga menyebutkan tugas lembaga pendidikan tentang memperkuat sinergitas, agar menghasilkan lulusan yang baik atau insan-insan mutmainah. “Dengan melakukan berbagai upaya, mulai dari meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas dosen, menjadikan UMGO sebagai tempat menimba ilmu yang nyaman dan asri, dan mencetus berbagai kegiatan-kegiatan positif untuk mahasiswa dan berbagai upaya lainnya,” paparnya. (rg-63)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *