Evaluasi di Setiap Keasistenan Langkah Strategis Maksimalkan Program

569
ADV
10
Plt Sekda Gorut, Suleman Lakoro dalam salah satu kesempatan. (Foto : hmskominfo_gorut)

GORUT (RAGORO) – Sekretaris Daerah Gorontalo Utara (Sekda Gorut), Suleman Lakoro mengatakan, evaluasi realisasi capaian program pembangunan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah itu yang dilakukan di masing-masing keasistenan, efektifnya mulai tahun ini, merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan program.

Tentu kata Suleman, ada tiga hal mendasar yang kemudian evaluasi perlu dilakukan di masing-masing keasistenan. Salah satunya untuk mendorong percepatan program.

“Kita tahu bahwa APBD itu muaranya ke masyarakat. Nah, sementara mereka dari awal tahun menunggu ya, karena memang hampir 70 persen roda ekonomi masyarakat di Gorontalo Utara digerakkan oleh investasi pemerintah, dalam hal ini APBD,” ungkap Suleman ketika diwawancarai, belum lama ini.

Maka dari itu, pihaknya mendorong setiap OPD untuk segera merealisasikan anggaran yang ada kepada masyarakat. Supaya masyarakat bisa memperoleh dampak yang positif untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Untuk itu evaluasi di setiap keasistenan diperlukan agar lebih efektif, fokus dan mudah dipantau pelaksanaan dari pada program yang kemudian direalisasikan oleh OPD,” tuturnya.

Dengan evaluasi yang dilakukan di keasistenan masing-masing, menurut Suleman, hal itu nantinya akan sangat berpengaruh terhadap percepatan program.

“Karena setiap kendala atau hambatan yang ada, bisa dengan cepat dicarikan solusi, untuk kemudian didorong bersama-sama agar program tersebut bisa segera terealisasi dan anggarannya juga terserap maksimal,” jelasnya.

Lanjut kata Suleman, harapan Pemda, agar anggaran-anggaran yang telah digelontorkan, terutama dari pusat, seperti halnya Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak akan kembali ke pusat, hanya karena penyerapan anggaran rendah.

“Kita tahu bahwa DAK itu ada persyaratan-persyaratan, sehingga bisa dicairkan dari kas negara ke kas daerah.

Sehingganya, seperti halnya tahun-tahun kemarin, karena lambat serapan anggaran dan fisiknya, tidak sedikit anggaran yang terpaksa kembali ke pusat,” imbuhnya.

Terakhir, kaitan dengan evaluasi capaian program, tentu Suleman berharap, setiap OPD harus berkomitmen agar bagaimana serapan anggaran dapat dimaksimalkan sebelum masuk akhir tahun.

Hal itu mengingat, pengalaman tahun-tahun sebelumnya setiap OPD, terlebih Badan Keuangan, selalu berjibaku dengan penyelesaian target serapan anggaran hingga menjelang pergantian tahun. Sehingga justru itu membuat tidak efektif dan efisien.

“Kita tentu tidak ingin lagi seperti itu. Dan harapannya di akhir tahun itu kita tinggal mengevaluasi hal-hal yang kecil. Sehingga personil di Badan Keuangan tak perlu lembur sampai pagi untuk mengejar target itu.

Makanya, evaluasi perlu dilakukan di setiap keasistenan, di setiap bulan dan di setiap triwulan. Sehingga hal-hal yang tidak efektif efisien di tahun-tahun sebelumnya tidak terulang lagi,” pungkasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *