Pasar Tua Mulai Dibongkar, PKL Join Kontrak Toko

955
ADV
10
PANGDAM XIII/Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Alfret Denny D. Tuejeh, foto bersama Danrem 133/Nani Wartabone, Dandim 1304/Gorontalo, Forkopimda Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango di Markas Kodim Gorontalo. (foto/awal)

GORONTALO (RAGORO) – Pedagang-pedagang pakaian yang tidak mau pindah ke pasar sentral mulai memutuskan patungan mengontrak satu petak toko untuk 3 orang dengan biaya kontrak 35 juta per tahun.

Artinya, masing-masing hanya mengeluarkan dana sebesar Rp10 juta lebih. “kalau tak salah ada 6 toko yang sudah disewakan oleh pemiliknya,” tutur Mat Baladraf, pemilik Toko Sama Jaya.

Menurut dia lagi, banyak toko yang sudah lama tutup mulai di buka dan mulai diisi lagi dengan barang-barang baru. Pasar Tua mulai bergeliat kembali, dia sendiri mengatakan akan segera mempercantik tokonya.

“kami sudah melihat gambarnya, memang Pasar Tua ini akan dibuat sangat cantik, makanya toko-toko harus tampil bagus,” ungkapnya.

Dia kemudian cerita soal beberapa toko yang ada di depan Sama Jaya, begitu tempat jualan para Pedagang Kaki Lima mulai dibongkar, baru kelihatan kalau di depan ada banyak toko yang sudah lama tutup, pintu-pintunya sudah banyak yang karatan.

Sepertinya tahun 2022 ini adalah tahun kebangkitan para pedagang, karena dengan tampilan Pasar Tua yang baru pasti masyarakat akan nyaman datang berbelanja di kawasan Pasar Tua.

Sementara itu, Kadis PUPR Kota Gorontalo, Rifaldi mengatakan pembangunan kembali Pasar Tua, bertujuan mengembalikan fungsi jalan sekaligus menata kembali pusat perdagangan yang terletak tepat di jantung Kota, agar indah, asrih dan nyaman.

Namun demikian, Walikota tidak akan menyusahkan para PKL, mereka akan tetap diberikan tempat untuk berusaha, namun harus mengikuti aturan-aturan yang ada. (awal-46)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *