Digimedia Shine Effect
UG

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Bongo, BRI Perkuat Akses Modal dan Layanan Digital UMKM

25
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":4,"transform":3,"remove":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

BATUDAA PANTAI, GORONTALO — Penganugerahan Desa BRILiaN bagi Desa Bongo menjadi angin segar bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir Batudaa Pantai. Tidak sekadar agenda seremoni, perayaan prestasi ini dioptimalkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dengan memberikan sosialisasi serta edukasi literasi keuangan mendalam bagi warga lokal.

​Upaya ini difokuskan untuk menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih adaptif terhadap perkembangan ekosistem finansial modern. BRI menegaskan posisinya bukan hanya sebagai lembaga perbankan formal, melainkan pendamping setia yang siap menyokong potensi ekonomi perdesaan dari hulu ke hilir.

​Manager Bisnis Mikro BO Limboto, Indro Budi Susilo, menyampaikan bahwa kesiapan pelaku modal usaha lokal untuk naik kelas sangat ditentukan oleh keberanian memanfaatkan fasilitas perbankan secara terukur. Melalui program kredit produktif, BRI membuka ruang gerak yang lebih luas bagi UMKM untuk memperbesar skala usaha, menambah volume produksi, hingga memperluas jangkauan pasar.

​Di sisi lain, pentingnya tata kelola keuangan yang terencana juga menjadi penekanan utama dalam interaksi bersama warga. BRI mengimbau masyarakat untuk membiasakan budaya menabung melalui berbagai produk simpanan resmi, sebagai langkah krusial dalam memperkuat fondasi ekonomi keluarga dan menjaga stabilitas finansial jangka panjang.

​Menyesuaikan pesatnya era finansial berbasis teknologi, perbankan digital turut diperkenalkan sebagai solusi praktis harian. Kehadiran aplikasi BRImo didorong sebagai sarana transaksi utama agar para pengusaha desa dapat menjalankan operasi bisnisnya dengan cepat, aman, dan tanpa batasan jarak maupun waktu.

​Guna memastikan seluruh program edukasi ini dapat ditindaklanjuti secara optimal, masyarakat Kecamatan Batudaa Pantai diimbau untuk memanfaatkan fasilitas pengaduan dan konsultasi di BRI Unit Batudaa. Melalui integrasi akses modal dan teknologi ini, BRI optimis Desa Bongo mampu bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa yang mandiri serta berdaya saing tinggi.

Honda Krida Shine Effect
Honda Krida

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *