KAMPUS (RGNEWS.COM) – Universitas Gorontalo (Unigo) mulai menyiapkan pengembangan fasilitas pembelajaran dengan standar kelas internasional.
Fasilitas itu nantinya dilengkapi konsep smart classroom yang memanfaatkan teknologi digital.
Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo, Dr. Moh. Rolli Paramata, S.E.,M.M mengatakan pengembangan sarana dan prasarana terus dilakukan untuk mendukung proses belajar-mengajar di Unigo.
“Insya Allah, ke depan ini, kita mulai canangkan standar ruang kuliah itu, ruangan kelas internasional,” kata Rolli saat diwawancarai usai Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Unigo angkatan ke-28, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Rolli, fasilitas kelas internasional tersebut akan dikembangkan dalam bentuk smart classroom.
Perlu diketahui smart classroom telah ada di beberapa kelas di Unigo, khususnya di ruang kelas pascasarjana.
Ruang pembelajaran itu diharapkan dapat digunakan dosen dan mahasiswa untuk berinteraksi sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam proses perkuliahan.
“Sehingga bisa menambah, memperkaya pengetahuan atas apa yang diinginkan dalam proses belajar,” ujarnya.
Rolli mengatakan pengembangan fasilitas pendidikan menjadi bagian dari upaya YPDLP menciptakan lingkungan akademik yang mendukung mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selain pembenahan sarana dan prasarana, YPDLP juga menargetkan Unigo menjadi kampus yang mandiri.
Namun, menurut Rolli, kemandirian yang dimaksud bukan sekadar kemampuan kampus untuk berkembang secara finansial.
“Mandiri dalam bentuk bisa menciptakan, berinovasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.
Target Jadi Pusat Riset Daerah
Rolli mengatakan Unigo ke depan diarahkan menjadi pusat riset daerah di Gorontalo.
Menurut dia, pengembangan riset dan inovasi menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian perguruan tinggi.
“Insya Allah Universitas Gorontalo akan menjadi pusat riset daerah di Gorontalo, sebagaimana disampaikan Pak Rektor,” ujar dia.
Dia mengatakan yayasan akan memberikan dukungan terhadap program yang dirancang Rektor Unigo untuk mengembangkan perguruan tinggi tersebut.
“Intinya, yayasan hanya mendukung apa yang diinginkan rektor, menjadikan universitas ini menjadi yang terbaik,” kata Rolli. (*)











