GORONTALO (RGNEWS.COM) – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili menghadiri Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo yang diperluas, yang dipimpin langsung Gubernur Gusnar Ismail di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Kamis (15/1/2026). Dalam rapat Forkopimda diperluas tersebut, agenda pertama yang dibahas adalah kesiapan Satuan Tugas Penegakan Hukum Terpadu Pertambangan.
Pembahasan ini menitikberatkan pada upaya peningkatan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait dalam rangka pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas pertambangan, khususnya pertambangan ilegal yang berpotensi merugikan daerah, merusak lingkungan, dan menimbulkan konflik sosial.
Ketua Deprov Thomas Mopili menekankan pentingnya dukungan regulasi yang kuat, kejelasan kewenangan, serta pelaksanaan penegakan hukum yang tegas namun tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kepastian hukum. Rapat juga membahas terkait permasalahan lahan Bandara Djalaluddin Gorontalo.
Dimana isu ini dinilai strategis karena Bandara Djalaluddin merupakan infrastruktur vital yang berperan penting dalam mendukung konektivitas, mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam forum tersebut politisi Partai Golkar ini juga mendorong agar permasalahan lahan dapat diselesaikan secara komprehensif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat serta kepentingan pembangunan daerah ke depan.
Selain membahas agenda utama tersebut, rapat Forkopimda diperluas juga menjadi forum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pimpinan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan program-program strategis pemerintah daerah. ***











