Editor : Sahril Rasid
GORONTALO (RGNEWS.COM)—Tingginya suka bunga pinjaman (kredit) bank mendapat keluhan sekaligus protes dari pensiunan PNS Gorontalo. Perkumpulan pensiunan ASN ini mendesak pemerintah untuk melakukan intervensi terkait suku bunga kredit bank khususnya dengan nasabah ASN aktif dan pensiunan.
Mereka juga mengkritik motode cicilan yang mengutamakan pelunasann dengan bunga terlebih dahulu. “ Selain soal suku bunga kredit terlalu tinggi, juga metode pembayaran dimana cicilan mengutamakan pembayaran bunga pinjaman terdahulu. Sehingga sekalipun sudah beberapa tahun mencicil, tapi belum menyentuh pokok utang pinjaman,” ujar Sekretaris Zukri Harmain kepada wartawan rgnews,com Kamis (17/07).
Zukri mengatakan perbankan saat ini sangat tidak berpihak kepada masyarakat khususnya kalanngann ekonomi lemah dan ASN serta pensiunan. Padahal dari sisi jumlah nasabah khususya dari kalagan ASN dan pensiuan khususnya di Gorontalo saja luar biasa banyaknya. “ Apalagi bank swasta yang kini menjadi kas pemerintah Gorontalo yakni bank Sulutgo,” kata Sukri Harmain.
Mantan kepala dinas ini mengatakan mestinya perbankkan tidak sekedar mengejar keuntungan sebanyak banyak. Tapi melihat aspek timbak balik kepada masyarakat khususya nasabah dari kalangan AS N dan pensiunan. “ rasanya jika gaji ada uang ASN dan pensiun dijadikan modal pendukug bank daerah yang lebih berpihak pada ASN da pensiunan serta masharakat ekonomi lemah bisa menjadi bank memerdayaka masyarakat buka mencekik masyarakat,’ ujar Zukri.
Terkait masalah ini Zuikri mengatakan Forum pengurus asosiasi pensiunan Gorontalo dengan ketuanya Ludin Olii akan akan melakukan aspirasi ke DPRD Provinsi Gorontalo guna mendesak DPRD menyuarakan masalah kredit suku pinjaman perbankkan yang sangat tinggi. “ ASN dan pensiunan semuanya sekarang sebagian besar ada pinjaman dibank. Motode pembayaran harus kembali seperti dulu, yakni flat pokok ditambah bungga setiap bulannya sehingga bunga dan pokok pinjaman bisa berkurang ,’ kata Zukri.
Bahkan lebih bagus lagi jika perbangkan menggunakan pola suku bunga menurun setelah ppembayaran pokok berkurang.“ Selain DPRD kami juga aklan mendatangi Bank Indonesia, serta lembaga keuangan lainnya guna menyampaikan aspirasi ini,ujar nya. *****












Bunga itu RIBA boss