JAKARTA (RGNEWS.COM) – DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Rabu (18/06/2025). Kunjungan ke komisi VI yang membidangi Perdagangan, Koperasi dan UKM, BUMN, Investasi dan Standarisasi Nasional itu, dipimpin oleh Wakil Pimpinan DPRD Laode Haimudin, Ridwan Monoarfa, serta aleg Yeyen Sidiki, Umar Karim dan Mikson Yapanto, dan diterima oleh anggota Komisi VI DPR RI dapil Gorontalo, Rachmad Gobel.

Anggota Komisi I, Yeyen Sidiki saat dimintai keterangan terkait agenda tersebut mengungkapkan bahwa kunjungan ini adalah untuk melakukan konsultasi terkait peningkatan pelayanan dan perizinan investasi di Provinsi Gorontalo. “Kita tau bahwa saat ini pembangunan di Provinsi Gorontalo sudah berkembang pesat. Banyak investor yang mulai melirik Gorontalo. Sehingga yang harus dilakukan saat ini adalah bagaimana memperbaiki pelayanan perijinan investasi di Gorontalo,” jelasnya.
Diketahui, dari data yang dihimpun dari BPS dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gorontalo mencatat, realisasi investasi triwula I tahun 2025 mencapai Rp1,28 triliun, tumbuh 78,11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp70,5 miliar, dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp1,22 triliun.
Dimana Kabupaten Pohuwato menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp934,7 miliar, diikuti oleh Kabupaten Gorontalo (Rp142,5 miliar), Gorontalo Utara (Rp98,5 miliar), Kota Gorontalo (Rp75 miliar), Bone Bolango (Rp28,1 miliar), dan Boalemo (Rp7,4 miliar).
Lima sektor dengan nilai investasi tertinggi adalah pertambangan, industri logam dasar, jasa lainnya, listrik-gas-air, serta perdagangan dan reparasi. ***











