Gorontalo Utara

Mentan Amran Sulaiman Bangga Gorontalo Ekspor 50 Ribu Ton Jagung ke Filipina

286
×

Mentan Amran Sulaiman Bangga Gorontalo Ekspor 50 Ribu Ton Jagung ke Filipina

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman hadir langsung pada pelaksanaan pelepasan ekspor perdana jagung ke Filipina sebanyak 50 ribu ton di Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Rabu (29/05).

Editor   : Indra Bakari

GORONTALO (RG.COM) – Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman hadir langsung pada pelaksanaan pelepasan ekspor perdana jagung ke Filipina sebanyak 50 ribu ton di Pelabuhan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Rabu (29/05).

Ia menyebut, ekspor ini mengangkat nama Gorontalo dan ikut mengharumkan nama baik Republik Indonesia di dunia internasional.

“Lima bulan lalu kita impor 250 ton. Dan ini serangan balik dari Indonesia dan itu dilakukan oleh Gorontalo,” kata Mentan Amran.

Oleh karena itu, Mentan Amran berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung pada pelepasan ekspor perdana ini.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Kapolda dan Pak Kajati, Ketua DPRD, Bupati. Ini luar biasa. Lima bulan lalu kita impor 250 ribu ton, hari ini kita mengekspor ke Filipina 50 ribu ton,” tutur Mentan.

Menurutnya, ekspor jagung ini menjadi kebangkitan Indonesia di sektor pangan.

“Ini adalah kebangkitan kita di sektor pangan, khususnya jagung. Kita mampu mengekspor dan bahkan mereka (perusahaan) sudah mengirim ke beberapa daerah sebanyak 264 ribu ton,” kata Mentan.

Untuk itu, dirinya mengapresiasi Provinsi Gorontalo yang mampu membuka wajah kita Indonesia di tingkat internasional.

“Kami apresiasi Gorontalo mampu membuka wajah kita di tingkat internasional. Dari impor kita ubah menjadi ekspor,” ujarnya penuh kebanggaan.

Atas prestasi tersebut, Mentan Amran menegaskan, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian akan menambah bantuan benih untuk Gorontalo sebanyak kurang lebih 100 ribu hektare.

“Sudah kami tambahkan 35 ribu, dulu ini adalah peningkatan produksi 50 persen, 1,5 juta ton tahun ini, dulu pernah 1,8 juta ton. Insya Allah tahun depan kami target di atas 2 juta ton untuk Gorontalo. Dan aku yakin pasti bisa. Orang Gorontalo hebat dalam bercocok tanam,” imbuhnya.

Dan terhadap harga jagung yang sempat menjadi polemik bagi petani di Gorontalo, khususnya Gorontalo Utara, dirinya meminta Bulog untuk menaikkan HPP (Harga Pokok Produksi) menjadi 5 ribu per kilogram.

Sementara untuk bantuan pupuk dikatakan Mentan Amran secara nasional mengalami kenaikan 28 triliun dan total untuk Gorontalo dua kali lipat dari sebelumnya atau naik 100 persen.

“Jadi, sekarang petani tinggal berproduksi, karena pemerintah, bapak presiden sangat konsen perhatikan petani kita,” tukasnya.

Ia pun meminta pemerintah daerah dapat meningkatkan produksi jagung.

“Bila perlu tahun ini 1,5, 1,7 atau 1,8 juta ton. Tahun depan 2 ton, aku support dari pusat,” tandas Mentan Amran Sulaiman****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *