GORONTALO (RAGORO) – Jika aturan membolehkan jabatan Kepala Daerah 3 periode, maka pasti Marten Taha akan dipilih kembali, karena para pegawai masih ingin lebih lama bersama dengan Walikota Dari Lahir Sampai Mati ini. Sebagai penghormatan dan rasa cinta pada Marten, maka seluruh ASN Kota akan memberikan dukungan sepenuhnya pada Walikota dua periode ini di Pilgub. “pak Wali kan masih bisa maju di Pilgub, torang yakin warga Kota akan memberikan dukungan sebesar-besarnya, kalau untuk ASN saya bisa katakan 100 persen untuk pak Marten,” katanya. Bayangkan selama 8 tahun memimpin Kota hanya ada dua kali beliau marah, pertama 2017 pada periode pertama dan 2022 pada periode kedua. “itupun marahnya bo bagitu, terus terang saya belum pernah melihat ada orang yang tidak pemarah seperti pak Marten, beliau ini berkah untuk para pegawai,” katanya.
Selama ini Walikota yang satu ini tidak pernah menyakiti pegawai tidak pernah menahan hak-hak pegawai dan tak pernah menonjobkan pegawai. Perlakuannya pada pegawai benar-benar bersih dari politik. Walikota tak pernah mencampur adukan politik dalam pemerintahannya. Bahkan pada Pilwako dan Pileg dia tak pernah kumpul ASN untuk ikut-ikutkan mendukungnya di Pilwako maupun mendukung partainya di Pileg. Ditanya bagaimana pendapat ASN kalau Marten maju jadi Wakil Walikota? Menurut pegawai eselon 3 yang tinggal 4 tahun pensiun ini, kalau mendengar keinginan para pegawai di Kota, semuanya menginginkan Marten Taha jadi Gubernur atau Wagub, jadi tidak ada pikiran untuk posisi Wakil Walikota. Tetapi pejabat berambut putih ini mengatakan kalau itu sudah merupakan sebuah keputusan politik, tidak masalah, pasti pegawai di Kota akan sangat mendukung, “itu artinya kami semua masih bersama orang baik,” katanya. Senada dengan itu, seorang pejabat tinggi di Kota juga mengatakan hal yang sama ketika ngobrol di bawah pohon beringin di pelataran Rudis Walikota saat menunggu kedatangan Penjagub. Pejabat eselon dua yang ketika itu mengenakan Takoa warna Kuning sangat yakin dukungan ke Marten Taha tidak hanya dari kalangan PNS Kota tetapi juga dari kalangan PNS di Provinsi. Apakah Marten memang layak menjadi Gubernur? Menjawab pertanyaan itu dia mengatakan kalau pertanyaan ini sama ketika Marten dicalonkan menjadi Walikota, orang-orang bertanya apakah Marten mampu menjadi Walikota dan ternyata hebat. “saya yakin beliau sangat mampu menjadi Gubernur,” katanya. Soal bagaimana Marten dimata ASN, jawabannya hanya satu yaitu istimewa. Makanya pejabat bertubuh tinggi ini mengatakan 100 persen pegawai Kota akan bekerja tanpa pamrih untuk Walikota, apakah itu sebagai Cagub atau mendampingi Rachmat Gobel sebagai Cawagub. (LaAwal-46)
Marten Disiapkan Dampingi Rachmat ke Pilgub
10











