GORUT (RAGORO) – Sekretaris Daerah Gorontalo Utara (Sekda Gorut), Suleman Lakoro atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) mengikuti upacara hari lahir Pancasila yang diselenggarakan pemerintah pusat, Rabu (1/6) kemarin.
Upacara diikuti Suleman dari kediaman pribadinya di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa secara virtual via channel YouTube.
Suleman didampingi beberapa orang pegawai di lingkungan Pemkab Gorut.
Kepada awak media usai upacara tersebut, Suleman mengaku pada dasarnya upacara hari lahir Pancasila ini berdasarkan surat edaran Mendagri bahwa setiap pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia diwajibkan untuk mengikuti upacara yang dipimpin langsung Presiden Joko Widodo itu.
“Walaupun ini kita ikuti secara daring lewat YouTube, tapi secara nasional itu diperingati secara langsung terpusat di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan inspektur oleh Pak Presiden,” ungkap Suleman.
Nah, lanjut Suleman, tentunya untuk memaknai hari lahir Pancasila ini, perlu melihat ke belakang mengenai sejarah lahirnya Pancasila ini.
“Di mana, Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa itu memiliki makna menyatukan masyarakat dengan segala perbedaan yang ada,” jelasnya.
Oleh karena itu, terkait dengan hari lahir Pancasila ini, tentu 4 pilar kebangsaan didalamnya Pancasila sebagai dasar negara.
“Nah, di samping itu, makna lain dari lahirnya Pancasila adalah sebagai jembatan untuk mengingat kembali perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan Pancasila. Tidak hanya itu, kita juga harus mengenang, menghormati dan menghargai,” terangnya.
Oleh karena itu, di momentum hari lahir Pancasila, Suleman mengajak seluruh masyarakat, terlebih ASN di Gorontalo Utara untuk tetap mempertahankan Pancasila sebagai alat pemersatu dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.
“Intinya, berbeda-beda, tapi kita tetap satu, demi untuk terwujudnya Gorontalo Utara lebih baik ke depan,” tegasnya. (RG-56)











