Ketika Sebuah Pemahaman Tak Dipahami

565
ADV
10
Nelson Pomalingo

KABGOR – Sebagai kepala daerah, Bupati Nelson Pomalingo terus berusaha melahirkan yang terbaik dalam karyanya.

Beragam karya pembangunan itu sudah sangat nyata terlihat. Hanya saja ada segelintir orang yang terus saja ‘Nyinyir’ akan kerja keberhasilan itu.

Meski tak dipungkiri, ada juga beberapa yang belum dituntaskan.
Namun demikian sebagai pemerintah.

Membangun tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada prosedur yang membackup sebuah kebijakan. Dasarnya kajian dan pertimbangan. Namun satu hal yang pasti, pembangunan tetap akan dijalankan dimasa kepemimpinannya.

Apalagi dengan mengusung tagline dua kali lebih baik. Maka pastinya kerja pemerintah pasti akan memberikan yang terbaik bagi rakyatnya.

Satu kali Nelson pernah berkata. Apapun amanah yang diberikan, kerjakan dengan hati. Ikhlas dalam mengembannya maka pasti semua akan mengalir begitu saja. ” Seakan akan kita dituntun untuk menyelesaikannya,” ujar Nelson.

Dengan menghadapi beragam kritikan. Bupati dua periode pun berusaha menjelaskannya. Entah dirinya langsung atau dinas terkait.

Namun sangat disayangkannya, masih ada saja yang tak paham.

” Saya akhirnya berpikir begini. Kalau sebuah pemahaman tak kunjung dipahami. Maka biarlah, saya yang akan berusaha memahami mereka. ” Ucap Nelson.

Dengan segala keterbatasan pemahaman orang orang yang terus nyinyir ini, ucapan Nelson ‘Biarlah saya yang akan berusaha memahami mereka’; ini merupakan sikap terakhir dirinya.

Sebab apapun yang dijelaskan, Dimata orang tetap salah, sebab menjelaskan gula itu manis kepada orang yang tetap menganggap gula itu tak manis, maka akan tetap susah menjelaskannya. (RG.53)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *