BOALEMO (RAGORO) – Penyuluhan pertanian seluruh kecamatan dan TPK, Dinas pertanian Kabupaten Boalemo menerima SK penetapan wilayah kerja, sekaligus menerima pembinaan dari Bupati Kabupaten Boalemo, Anas Jusuf. Pada kesempatan itu, Bupati Anas mengatakan sektor pertanian dan perkebunan yang ada di desa harus menjadi pilot projects pengembangan pertanian.
“lahan pertanian di Kabupaten Boalemo sangat luas, sekitar 22.598.81 hektare atau 16 persen dari total lahan kering, namun belum dimanfaatkan, sehingga tugas kita semua, terutama para penyuluh agar menjembatani pemanfaatan tersebut dengan membentuk desa sebagai pilot projects atau desa binaan melalui inovasi-inovasi pertanian, sehingga dapat memotivasi desa atau kecamatan lainnya untuk mengembangkan pertanian,” ujarnya.
Bupati Anas memberikan contoh di Desa Lito, Kecamatan Paguyaman. Menurut Bupati, yang harus diperbaiki adalah kendala pemasaran produk beras oleh petani sawah, teknis penanaman berdasarkan tekstur tanah, pengembangan agribisnis dari hulu ke hilir yang harus ditunjang oleh penguasaan teknologi untuk peningkatan produksi pertanian.
“banyak lahan dan perkebunan kita yang tidak disentuh, padahal kita memiliki ruang dan waktu yang besar untuk itu, saya kembali menegaskan bahwa daerah ini milik kita, pertanian adalah sektor unggulan daerah kita, mari berikan kontribusi agar sektor pertanian ini mampu memberikan multiplier effect bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Anas berharap, lewat pembinaan yang diisi dengan diskusi tersebut, kiranya dapat melahirkan berbagai masukan dari seluruh koordinator penyuluh yang saling menginformasikan berbagai upaya pengembangan pertanian di desa yang ada di Kabupaten Boalemo.
“saya mengingatkan kepada seluruh penyuluh dan aparatur pertanian ini, agar senantiasa menumbuhkan rasa cinta kepada pertanian yang ada di Kabupaten Boalemo,” tuturnya. (tr-01)











