Jangan Lagi Gagal Panen di Balahu

372
ADV
10
Gelaran masa reses di hari perdana, yang dilakukan tim dapil VI Kabgor B atau Boliyohuto Cs, dengan masyarakat di desa Balahu kecamatan Tibawa. (foto: tim/humas)

TIBAWA (RG) – Tim dapil IV Kabgor B atau Boliyohuto Cs, melakoni reses perdana dengan menjaring aspirasi bersama masyarakat di desa Balahu, kecamatan Tibawa.
Sejumlah aspirasi berkembang, disampaikan masyarakat setempat. Diantaranya, terkait harapan masyarakat petani padi akan solusi gagal panen yang dialami oleh petani, yang sudah terjadi 5 (lima) tahun berturut-turut lamanya, lantaran sering dilanda banjir.
Menyikapi hal ini, Ketua Tim Dapil IV Boliyohuto Cs, Manaf Abidin Hamzah, mengungkapkan bahwa banjir dan gagal panen di Balahu itu, ‘satu paket’. “Artinya, karena desa Balahu ini, berada di dataran paling rendah. Sehingga dibutuhkan tanggul di sungai terbesar ke tiga yaitu pertemuan antara Sungai Molowahu dan Alopohu,” ujar Manaf Hamzah.
Ditambahkannya, untuk pembuatan tanggul ini dimintakan pihak desa agar membuat proposal pembuatan tanggul. Proposal ini akan dikawal dan diperjuangkan oleh aleg di Dapil Kabupaten Gorontalo B, atau Boliyohuto Cs.
Aspirasi lain yang turut disampaikan adalah menyangkut angka stunting yang cukup tinggi di Desa Balahu. Dari masalah stunting ini pihak Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo yang turut dihadirkan dalam kunjungan kerja itu, memberikan saran pembuatan peraturan desa atau Perdes. “Langkah ke depan usulan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, agar pemerintah desa membuat Perdes, untuk menjadikan ASI itu, sebagai makanan pokoknya bayi. Dikes juga meminta agar posyandu remaja dilakukan secara berkelanjutan,” jelas Manaf.
Ada juga, aspirasi akan pembuatan rumah layak huni atau mahyani. Akan tetapi permintaan tersebut tidak bisa diwujudkan, lantaran Desa Balahu bukan merupakan kawasan kumuh yang mendapat SK dari Bupati Gorontalo. Sementara, pembuatan pembuatan mahayani ditempatkan harus kawasan kumuh yang sudah mendapat SK. (hengki/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *