GORONTALO (RAGORO) – Kursi PPP di DPRD Kabupaten dan Kota serta tingkat Provinsi Gorontalo ditargetkan naik hingga 30 persen pada Pemilu 2024 mendatang.
“Ya, kita target untuk DPRD naik, kalau dapat sekarang 5, dan bisa naik minimal 30 persen, itu berarti 8 atau 9 kursi yang bisa diraih,” kata Nelson di hadapan awak media ketika diwawancarai usai mengukuhkan pengurus DPC PPP Kabupaten Gorut, Selasa (4/1) kemarin.
Kalau target tersebut dapat dicapai, maka tentu kata Nelson, hal tersebut menjadi modal PPP, untuk melahirkan Gubernur, apa mengusung sendiri atau koalisi itu tergantung dinamika yang ada.
“Demikian juga di kabupaten/kota. Kalau itu tercapai, maka dengan begitu kita bisa mengusung sendiri di dalam eksekutif nanti. Ini saya kira target-target kita,” tukasnya.
Untuk eksekutif, tentunya lanjut dikatakan Nelson, tergantung dari kader-kader terbaik yang dimiliki PPP.
“Ingat, kalau figur di eksekutif itu berbeda dengan di legislatif. Kalau legislatif kalau 5 kursi di sini, rangking 5 itu bisa duduk, tapi kalau eksekutif harus rangking 1. Maka, harus mencari kader yang terbaik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya.
Meski demikian, Nelson mengaku, tidak menutup kemungkinan, khusus untuk Gorut, PPP bisa saja mengusung dari luar kader, salah satunya Thariq Modanggu yang sebelumnya sempat dicalonkan sebagai Ketua DPC PPP Gorut. Tapi, kata Nelson, pihaknya tidak mau asal pilih. Maka semua itu tergantung pada hasil survei dan tentu komunikasi politik.
“Oleh karena itu, kita terbuka dengan semua orang, bukan hanya Thariq Modanggu, termasuk Golkar dan lain sebagainya, termasuk Ridwan Yasin yang sudah duduk bersama kita,” kata Nelson.
Karena dijelaskannya, dalam menentukan pilihan, pihaknya didasarkan kepada survei dan tidak hanya menentukan begitu saja secara emosional. Akan tetapi, benar benar berdasarkan data.
“Karena itu, kita sudah punya tim survei yang kita akan turunkan, termasuk juga di tingkat legislatif,” tandasnya. (RG-56)











