Soroti Pekerjaan Proyek Yang Tak Tuntas, Bupati Geram, Putus Kontrak !

569
ADV
10
Bupati Nelson saat memimpin rapat bersama. Sejumlah pekerjaan proyek menjadi sorotan pemerintah akibat tak tuntas pekerjaannya. (Foto:dok)

KABGOR – Rasa kekecewaan yang cukup dalam terlihat dari raut wajah orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo itu takkala melihat kondisi dan realita dilapangan, ada beberapa pekerjaan yang tak tuntas hingga memasuki pertengahan Desember ini.

Padahal seyogyanya diakhir akhir tahun seperti ini, semua pekerjaan seharusnya sudah tuntas, tinggal menyisakan beberapa proses akhir, finishing.

Kekecewaan itu pun muncul pada rapat internal pimpinan OPD yang dipimpinnya bersama Wabup Hendra dikantor pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin kemarin.

“Putus Kontrak kalau perlu,” ujarnya, seperti yang dilansir oleh bagian Kominfo Kabupaten Gorontalo yang hadir dirapat itu.

Bukan apa apa. Geramnya Bupati ini mengingat, beberapa harapannya saat ultah Kabupaten Gorontalo kemarin seharusnya itu menjadi persembahan terindah bagi daerah. Namun pada kenyataannya hampir setengah kerja kerja itu tak tuntas.

Bahkan terinformasi dilapangan, beberapa pekerjaan, khususnya jalan, ada yang sama sekali tak dikerjakan. Papan proyeknya ada, namun entah kapan dikerjakan itu tak tau.

Dilain pihak pula ini semua mulai mendapat sorotan mitra kerja DPRD. Bole jadi DPRD menyoroti itu, mengingat ada anggaran yang tak sedikit tercurahkan disana. Satu hal lagi, masyarakat sudah mulai mengeluh.

Beberapa kondisi jalan rusak karena dikupas, lalu kemudian baru pada lapisan pertama kerikil pasir, namun proses finishing yakni pengaspalan tak kunjung dilakukan.

Warga beralasan, selain debu, jalan pun berbecek jika musim penghujan. ” Kalau toh tak mau dikerjakan (di aspal), ya jangan dikupas-kupas begitu,” ungkap beberapa warga yang kesal.

Oleh sebab itu, kekecewaan Bupati dengan para penyedia jasa kontraktor ini tak bisa disembunyikan. Tegas orang nomor satu di kabupaten Gorontalo ini menyatakan agar mereka di putus kontrak. (RG.53)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *