Nelson Gagas Program Hijrah

462
ADV
10
Nelson Pomalingo

GORONTALO (RAGORO) – Harus hijrah kalau ingin merubah nasib dan hanya dengan cara ini Gorontalo bisa mengentaskan kemiskinan. Dalam 5 tahun Gorontalo bisa mengurangi angka kemiskinan sebanyak 25 ribu orang. Caranya mudah, tetapi komandonya harus Gubernur dan program ini meski dilakukan secara keroyokan oleh para Bupati dan Walikota. Memang penanganan kemiskinan ini harus dilakukan secara revolusioner.

“kita harus hijarkan rakyat kita ke wilayah Pohuwato, setiap tahun 5000 orang kita beri lahan 2 hektare serta rumah,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo. Jadi kata dia, Pohuwato sediakan lahan, sementara orangnya datang dari seluruh Kabupaten dan Kota. Lahan sudah ada, lalu dari mana rumahnya? Nah, semua program Mahyani yang ada di masing-masing Kabupaten diarahkan ke sana. Dengan program hijrah ini, Gobar pasti terwujud, angka kemiskinan pasti turun, pemerataan pembangunan juga akan terjadi.

Penanganan kemiskinan Gorontalo sebenarnya sudah bagus, bayangkan dari 35 persen pada awal Gorontalo jadi Provinsi, sekarang turun tinggal 15 persen. Artinya kata Nelson, dalam 20 tahun Provinsi Gorontalo, angka kemiskinan turun 1 persen setiap tahun. Hanya saja orang-orang membanding-bandingkan dengan daerah lain. Angka kemiskinan Goronalo berada pada posisi 15 persen atau 150 ribu orang, dibanding dengan Jawa Barat yang warga miskinnya sekitar 3 juta orang. Jadi kalau dilihat dari persentasenya, Gorontalo memang besar, tetapi kalau dilihat dari jumlah orangnya, maka Gorontalo jauh lebih sedikit.

Nah, dengan program hijrah ini, Nelson sangat yakin angka kemiskinan Gorontalo bisa menukik sampai tinggal 5 persen. Cukup 50 ribu orang dihijrahkan ke Popayato, maka angka kemiskinan langsung turun. Program hijrah ini memang sama dengan transmigrasi dan program transmigrasi sudah terbukti sukses. Sekarang saja Kabgor masih menerima program transmigrasi dan sesuai aturan, harus ada program transmigrasi Lokal. Jadi kalau 100 orang dari Jawa, maka daerah bisa mengikutkan warganya dalam program translokal sebanyak 50 persen, maka dengan begitu, jumlah transmigrasinya jadi 200 orang. (awal-46)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *