GORONTALO (RAGORO) – Adhan Dambea jagokan Syarief di Pilgub. Menurut dia, jika Golkar pasang mantan Bupati Pohuwato 2 periode itu, maka peluang menang sangat terbuka lebar. Tetapi kata Adhan, kalau Rachmat tak maju di Pilgub, maka Golkar bisa koalisi dengan Nasdem dengan menampilkan Syarief Mbuinga dan Abdullah Gobel. “saya yakin pasangan ini akan sangat kuat,” ujarnya.
Atau kata Adhan lagi, Nasdem bisa pasang Idris papan satu dan Syarief papan dua. Mantan Walikota Gorontalo ini mengatakan jika Golkar-Nasdem berkoalisi, maka akan sangat kuat sekali. Ketika berbincang-bincang kemarin di rumah makan Mami, Adhan bersama rekannya dari Demokrat sangat yakin kalau lokal-lokal, maka Syarief akan sangat kuat sekali, karena itu dia menyarankan pada Syarief untuk maju lewat jalur perseorangan.
Sebagai mantan kader Golkar, Adhan tahu bahwa untuk calon Gubernur ini sangat ditentukan oleh DPP, jadi kalau DPP menurunkan nama lain, maka Syarief harus maju dengan jalur independen. “saya akan beri 30 ribu KTP untuk Syarief,” katanya.
Selain bicara soal Pilgub, Adhan juga bicara soal Pilwako. Banyak kalangan menanyakan apakah Adhan akan maju di Pilwako? karena masih lama, lagi pula usia tak muda lagi, maka kata Adhan, jika diberi kesehatan dan umur panjang, maka dia akan maju, tetapi Adhan mengaku tak punya dana yang cukup, kecuali ada beberapa aset yang dimilikinya.
“kalau saya yang maju, cukup Rp5 M, saya punya aset yang nilainya bisa Rp3 M,” ungkap Adhan. Jadi kata dia lagi, kalau ada yang mau berpasangan dengannya, maka sediakan saja Rp5 M untuk membiayai Pilwako, dan Adhan akan serahkan asetnya yang nilainya Rp3 M itu. Adhan kemudian menyebut beberapa nama yang dinilainya bisa menjadi pasangannya, antara lain Alifuddin Djamal. “saya kan cuma bisa satu periode kalau jadi, maka periode berikutnya Wakil saya bisa jadi Walikota,” katanya. (awal-46)











