‘Puade’ Hiasi HUT Paripurna DPRD, Baju Adat Takowa dan Galenggo Digunakan Para Anggota DPRD di HUT Kabgor

824
ADV
10
Puade simbol kebesaran para raja yang biasanya hanya ada di pesta pernikahan, Kini singgasana itu menghiasi meja pimpinan DPRD dan Bupati di Paripurna HUT Kabgor ke 348. Baju adat Takowa dan Galenggo pula menghiasi para Anggota DPRD dan sekertariatan. (Foto:dok)

DEKAB – Pemandangan yang sangat spesial hiasi perjalanan paripurna DPRD di HUT Kabupaten Gorontalo 348 kali ini.

Pasalnya untuk yang pertama kalinya paripurna mengusung tema budaya dan itu yang terlihat dari Puade yang menghiasi depan meja pimpinan DPRD. Bukan hanya itu saja, semua anggota DPRD menggunakan baju adat Takowa. Tak ketinggalan pula busana Galenggo untuk kaum ibu, hingga pula para pegawai di sekretariat DPRD.
Sekertaris dewan, Rita Idrus saat dihubungi mengatakan, memang Paripurna kali ini cukup berbeda dengan paripurna sebelumnya khususnya di HUT Kabupaten Gorontalo ke 348.

” Ya, kami selaku kesekretariatan dewan memang dipesankan oleh pak Bupati. Bahwa coba untuk paripurna kali ini kita gelar berbeda dengan mengedepankan nilai nilai budaya. Maka dari itu pakaian kebesaran Takowa dan Galenggo kita gunakan hari ini di paripurna,” ujar Rita.

Rita juga menjelaskan, dengan pula ada Puade ditempat para pimpinan dewan, itu merupakan simbol kebesaran bagi para ‘Raja-raja’ pejabat kepala daerah dan ketua ketua DPRD. ” Intinya seragam adat Takowa dan Galenggo hingga Puade ini merupakan semangat pemerintah di HUT Kabgor ini.

Ditengah pandemi yang bagi kita pemerintah semangat itu harus ada selama lamanya hingga usia kita kali ini 348 tahun Kabupaten Gorontalo,” tutup Rita. (RG.53)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *