Tutup PKKMB 2026, Rektor Unigo Sentil Mahasiswa: Masa Depan Tak Ditentukan Orang Lain

39
ADV
10

KAMPUS (RGNEWS.COM) – Malam keakraban Huyi Lo’Moawota menjadi penutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Gorontalo (UG) 2026.

Digelar di Gedung RACC, Sabtu (12/9) malam, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penutup orientasi.

Di hadapan mahasiswa baru, Rektor Universitas Gorontalo menyampaikan pesan tegas soal tanggung jawab dan masa depan.

Menurut rektor, memasuki dunia perguruan tinggi berarti mahasiswa mulai memasuki fase baru dalam kehidupan.

Di fase inilah mahasiswa dituntut bertanggung jawab atas dirinya sendiri sekaligus mulai menentukan arah masa depannya.

“Masa depan Anda itu ditentukan oleh diri Anda sendiri,” tegas Rektor.

Ia mengingatkan, orang tua, saudara, teman, bahkan dosen hanya dapat memberikan dukungan.

Namun, keputusan untuk berhasil atau gagal dalam menjalani pendidikan tetap berada di tangan mahasiswa itu sendiri.

Karena itu, mahasiswa baru diminta tidak menyia-nyiakan energi dan kesempatan yang dimiliki.

Usia muda, kata rektor, adalah masa ketika energi masih besar dan harus digunakan untuk belajar, mengembangkan kemampuan serta mempersiapkan masa depan.

“Ayo bangkit. Jiwa dan raga Anda itu harus bangkit. Anda memiliki energi yang masih full, ibarat baterai HP, cas baterai HP, Anda masih 100 persen,” ujarnya.

Tak Selamanya Kuliah Mulus

Rektor juga tidak menjanjikan perjalanan kuliah akan selalu mudah. Justru sebaliknya, mahasiswa akan berhadapan dengan berbagai godaan, hambatan, tantangan dan kesulitan.

Godaan itu bisa datang dari lingkungan pertemanan maupun dari diri sendiri. Karena itu, tekad untuk menyelesaikan pendidikan harus ditanamkan sejak awal.

“Yakinlah dengan tekad dan semangat yang Anda miliki itu untuk menjadikan masa depan Anda lebih baik dari masa kini,” katanya.

Pesan tersebut, lanjutnya, harus menjadi pendorong mahasiswa untuk bertahan dan menuntaskan pendidikan di Universitas Gorontalo.

Rektor juga mengajak mahasiswa tidak hanya mengejar kemampuan akademik.

Mahasiswa diminta aktif belajar dari senior dan terlibat dalam organisasi, baik organisasi intra maupun ekstra kampus.

“Banyak belajarlah kalian dalam menjalani proses perkuliahan ini kepada senior-senior Anda. Berorganisasilah Anda, baik intra kampus maupun ekstra kampus,” pesannya.

Huyi Lo’Moawota, Awal Perjalanan Baru

Huyi Lo’Moawota, yang dalam bahasa Gorontalo bermakna malam keakraban, menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk membangun kebersamaan setelah mengikuti rangkaian PKKMB 2026.

Kegiatan ini sekaligus menandai berakhirnya masa pengenalan kehidupan kampus dan dimulainya perjalanan baru mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Gorontalo.

Pesan rektor menjadi penegasan bahwa PKKMB bukan sekadar mengenalkan lingkungan kampus.

Lebih dari itu, mahasiswa baru didorong mulai mengambil tanggung jawab atas pilihan hidup dan masa depan mereka sendiri.

Kini, masa orientasi telah berakhir. Tantangan sebenarnya justru dimulai: membuktikan bahwa tekad, energi dan kesempatan yang dimiliki benar-benar digunakan untuk membangun masa depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *