KABGOR — Sinergi kuat antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali dibuktikan melalui komitmen penguatan ekonomi warga. Pada APBD 2025, kedua pihak resmi menyepakati alokasi dana bantuan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) senilai lebih dari Rp16 miliar.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo saat berada di Pentadio Resort pada Sabtu (05/09/2026). Menurutnya, penganggaran ini merupakan respons nyata atas aspirasi serta kebutuhan krusial para pelaku usaha di tingkat lokal.
”Ini wujud kepedulian kami sekaligus bentuk kolaborasi solid bersama pemerintah daerah. Langkah penganggaran ini bertujuan menjawab langsung apa yang menjadi harapan masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujar Ketua DPRD.
Lebih lanjut, ia mengimbau para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan material maupun program sesuai perencanaan yang telah ditetapkan tanpa perlu mengubah spesifikasi yang ada.
”Harapan kami, bantuan ini dipergunakan dengan bijak sesuai desain awal yang sudah disiapkan untuk masyarakat penerima, sehingga tidak perlu ada penyesuaian lagi,” tuturnya.
Ia juga menggarisbawahi bahwa efektivitas program bantuan tidak hanya bergantung pada anggaran, melainkan pada sinergi berkelanjutan antara pengambil kebijakan dan pelaku usaha di lapangan.
”Keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama seluruh elemen — UMKM, Pemda, dan DPRD. Semoga bantuan yang telah diserahkan dapat dirawat dengan baik dan memberikan dampak ekonomi yang nyata,” pungkasnya. (*)











