Wooww !!… 5 ASN Gorontalo Tembus 81 Km Berlari dalam 17 Jam

361
ADV
10
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

GORONTALO – Wooww!!!… 5 pelari berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Gorontalo ini mampu berlari 81 kilometer, mengintari ruas jalan di Gorontalo, Sabtu (11/07/2026).

Jarak itu boleh dibilang cukup panjang. Mereka berlima itu menyelesaikan jarak tempuh dalam waktu satu hari selama 17 Jam, rute Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango dan Kota Gorontalo.

Start disaat hari masih gelap. Dini hari Pukul: 04.55 wita usai Sholat subuh, dan finish saat waktu jelang gelap malam, jelang pukul 22.00 wita.

Event berlari itu dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke 81, yang digagas oleh Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, menchallenge (tantangan) dihari proklamasi tahun ini dalam ASN RUN 2026.

Melki Niklas Untu atau akrab disapa Ners Melki mengatakan, timnya adalah Tim A, ASN Runners Chapter Gorontalo beranggotakan 5 orang.
” Ya, saya sendiri sebagai Kapten, rekan saya Bapak Ali, Bapak Gusti, Bapak Uun dan satu runner perempuan Ibu Nita ASN Kabgor. Ditambah 3 Marshall,” tukasnya.

Kata Melki mereka mengambil start di Taman Telaga Park menuju Menara Limboto kemudian balik dalam rute yang sama lurus hingga keperlimaan, lalu belok kanan melewati Terminal Dungingi, belok kiri Jalan Raja Eyato, lanjut setelah melewati MOL Gorontalo belok kiri melewati jalan kasuari, lanjut melewati JDS kota gorontalo, andalas tembus Center Point hingga Poowo Suwawa, lalu balik dirute yang sama.

Kembali di Perlimaan telaga mereka masuk salah satu jalan di Kota Gorontalo Andalas ke arah terminal Dungingi, hingga belok kanan Jembatan Jodoh, masuk ke Telaga Tilango kemudian balik hingga kembali ke garis finish Telaga Park.

Dari kelima pelari itu kata Melki, 1 harus terpaksa berhenti hingga melanjutkan kembali rute itu dihari berikutnya. Dia berhenti untuk hari itu karena cedera lutut.

Menariknya kelima pelari ASN ini harus berlari ditengah siang hari bolong untuk menyelesaikan etape atau rute. Untuk ini mereka memperbanyak minum untuk mengembalikan ion tubuh.

” Kita berhenti di setiap 10 K (10-15 Menit) dan di Kilometer 38 – 40 sekitar jam 12.00 wita. Maklum suhu siang itu ada kisaran 38 derajat. Berhenti untuk 30 menit hingga satu jam. Lalu lanjut lagi berlari. Siang kita juga menyempatkan sholat dan makan namun menunya diperhatikan,” tambah Melki.

Melewati jarak 81 kilometer itu tentu tidak mudah. Kelima pelari ini sudah mempersiapkan diri selama 2 bulan penuh.
” Ya, latihan kita lakukan dulu beberapa bulan. Ambil jarak disetiap pekannya kita berlari (latihan) dijarak 10-15 yang jika diakumulasi ada 75 kilometer untuk latihan,” ucapnya.

Dari prestasi yang dilakoni oleh kelima runners ASN ini seketika mendapat aplous secara online lewat aplikasi resmi ASN Run 2026, dan sudah mendapat pengakuan lewat aplikasi itu (Finish).

Event ini ditambahkan Melki diikuti oleh ASN dibeberapa provinsi Indonesia, untuk tanggal 11 Juli hingga 21 Agustus nanti. ” Dan kami mengambil dihari pertama saat event dibuka tanggal 11 Juli 2026. Kelompok A.” Tandasnya.

Dengan prestasi ini, nama Gorontalo kini tercatat diantara para ASN Runners yang ikut dalam ajang tersebut. Untuk kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke 81. Artinya rute yang cukup panjang ini tentu tidak seberapa dengan dedikasi para pahlawan kita dulu saat berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dan itu pointnya, tutup Melki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *