- Editor : Sahril Rasid
- Kontrinutor : Mei Dama
GORONTALO (RGNEWS.COM)—Sekretaris Jenderal PB HPMIG Moh. Akbar Anugrah akhirnya angkat bicara soal sambutan pj gubernur Gorontalo Rudy Salahudin. Menurutnya apa yang dikatakan Pj gubernur merupakan sebuah motivasi untuk pertumbunhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.
“saya di Lokasi pada saat itu, memang benar apa yang dikatakan oleh Pj Gubernur tentang jagung untuk pakan ternak, Tentunya pernyataan tersebut mempunyai landasan riset dan penelitian dari pemerintah Provinsi Gorontalo”, ujar Moh Akbar Anugrah dalam releasenya yang dikirimkan ke redaksi RGNEWS.COM Kamis 1/11/2024 tadi malam.
Penegasan dari Sekjen PB HPMIG Moh Akbar Anugrah ini sekaligus mengkalirifikasi pernyataan salah satu alumin HPMIG Abdul Manaf Podungge di salah satu media online dengan judul “Penjagub Gorontalo Harus Minta Maaf, Abdul Manan Podungge: Dia Telah Menghina Rakyat Gorontalo”.
“ Kami hadir disitu, dan pernyataan dalam sambutan itu bersifat motivasi, karena jika tidak kamilah yang pertama garda terdepan meminta kejelasan dari pj gubernur,’ tegasnya.
Akbar juga menepis informasi yang beredar terkait pernyataan Pj Gubernur. Gorontalo tentang indikator pertumbuhan ekonomi daerah berdasarkan bentuk investasi Perusahaan Starbucks.
Akbar menilai pernyataan pribadi yang disampaikan Pj Gub. bukan menjadi sebuah kontroversi, sebab menurut Akbar hal itu adalah sebuah analogi untuk Perusahaan besar agar pernyataan yang disampaikan mudah diterima oleh peserta kegiatan yang hadir saat itu.
“pernyataan terkait Starbucks harusnya bukan menjadi masalah, menurut saya itu menjadi sebuah analogi untuk perusahaan besar saja mengingat peserta kegiatan pada malam hari itu didominasi oleh anak muda, dan umumnya di daerah maju memang memiliki Starbucks,” kata Akbar
Dalam hal ini, Akbar mengklarifikasi informasi yang beredar tentang Gorontalo harus memiliki Starbucks jika ingin menjadi daerah maju.
“bukan Gorontalo harus memiliki Starbucks, akan tetapi itu adalah contoh indikator majunya sebuah daerah, dan memang di daerah maju pasti Perusahaan besar seperti Starbucks akan berinvestasi”, jelas Akbar
Untuk itu Moh Akbar Anugra berharap opini yang beredar tentang pernyataan Pj Gubernur Gorontalo tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.
Dalam klarifikasinya, Akbar selaku Sekretaris Jenderal PB HPMIG yang mewakili HPMIG kedepannya akan fokus dalam kegiatan produktif sebagai wujud kolaborasi antara HPMIG dan pemerintah Provinsi Gorontalo.
“pernyataan Pj Gub. Gorontalo tidak perlu ditanggapi berlebihan, saya dan teman – teman pengurus PB HPMIG yang baru saja dilantik tidak ingin berlarut – larut dalam hal yang kontra produktif, kami fokus dalam mewujudkan Provinsi Gorontalo lebih maju kedepannya”, tutup Akbar selaku sekretaris jenderal PB HPMIG periode 2024 – 2026
sekretaris jenderal PB HPMIG mewakili PB HPMIG mengaku bersyukur atas dukungan dari Rudy Salahuddin selaku Pj Gubernur Gorontalo kepada PB HPMIG.
Ia merasa Pj Gubernur Gorontalo saat ini mendukung kegiatan – kegiatan produktif anak muda Gorontalo untuk kemajuan daerah.
“saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo atas dukungannya kepada anak – anak muda Gorontalo yang ingin membangun daerah, khususnya HPMIG sebagai organisasi anak muda di tanah rantau” tutup Akbar selaku sekretaris jenderal PB HPMIG periode 2024 – 2026,: ujarnya diakhir release.
Dan seperti ditegaskan oleh Ketua asosiasi pedagang dan produsen Jagung Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo Jasin Mohammad apa yang dikatakan pj gubernur dalam sambutannya tidak ada yang salah.
Karena memang produk jagung yang dikembangkan di Gorontalo saat ini dominan jenis hibirida dan tidak cocok untuk dikomsumsi masyarakat tapi diperuntukan untuk pakan ternak.
“ Jadi saya kira pernyataan pak pj gubernur Gorontalo saat dialog publik dengan mahasiswa di Jakarta memang benar adanya, jangan disalah artikan lalu pernyataan pj gubernur dianggap mengskreditkan apalagi menghina masyarakat Gorontalo,” ujar Jasin meluruskan kritikan aktivis dan warga Gorontalo di Jakarta yang sempat diberitakan disalah satu media online .
Kenapa jagung hibrida yang begitu dominan ditanam di Gorontalo ? karena memang untuk kebutuhan pasar.
Sehingga pemerintah pusat dalam hal ini kementrian melalui pemprov hanya memberikan bantuan benih jagung Hibrida,
Kata Jasin Mohammad, Kalau untuk bahan makanan, jagungnya dari Benih jagung pulut, benih jagung manis, benih jagung lokal atau disebut dalam Bahasa daerah “motoro kiki”.
“ Ini jagung Cocok untuk nutrisi bahan makanan manusia seperti dibuat sup jagung, dibuat popcron, kue dan stik jagung, dan ini yang menjadi bahan makanan warga Gorontalo, bukan jenis jagung hibrida,’ tegas Jasin.
Seperti dikutip dari BeleidNews Pernyataan Penjagub itu, memantik reaksi keras aktivis dan warga Gorontalo di Jakarta.
salah satunya, Abdul Manan Podungge. Alumni HPMIG dan Staf Ahli DPD-RI itu menegaskan, tidak layak Penjagub mengucapkan hal-hal seperti itu. Jagung itu merupakan makanan primadona sejak nenek moyang rakyat Gorontalo hingga kini.
“Yang menjadi sorotan utama saya pernyataannya yang menyebut jagung sebagai makanan pokok rakyat Gorontalo hanyalah sebagai pakan ternak. Pernyataan seperti itu tidak boleh terucap dari seorang kepala daerah dalam hal ini Pj. Gubernur Gorontalo,” tandas Manan kepada BeleidNews, Jum’at [01/11] siang.
Menurut Manan, pernyataan Rudy sebagai pelecehan, penghinaan serta telah melukai hati rakyat Gorontalo. Oleh sebab itu, Manan menegaskan, Rudy segera menarik kembali ucapannya dan wajib meminta maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo.
“Dia [Rudy, Red] telah menghina, melecehkan dan melukai rakyat Gorontalo. Dia harus menarik kembali ucapannya dan wajib meminta maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo,” ucap Manan dengan nada tegas.
Tak tanggung-tanggung, Manan mengultimatum permintaan maaf itu 5 kali 24 jam. Jika ini tidak dilakukannya, menurut Manan, sebaiknya Ruddy mundur sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo. ****











