GORONTALO (RGNEWS.COM) – Jelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Gorontalo, nama Hendra Saputra Koniyo (HSK) mulai diperhitungkan sebagai salah satu figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin KADIN Provinsi Gorontalo. Pria yang akrab disapa Feri, ini memiliki latar belakang sebagai arsitek, profesional, dan pengusaha di bidang konstruksi.
Berbeda dengan figur yang berangkat dari jalur politik, HSK selama ini lebih banyak membangun perjalanan kariernya melalui dunia profesional, usaha, serta organisasi ekonomi dan profesi. Lahir di Gorontalo, 9 Oktober 1979, HSK telah membangun karier dan mengembangkan usahanya di Jakarta sejak akhir dekade 1990-an. Pengalaman tersebut membentuk jejaring profesional dan dunia usaha yang tidak hanya berada di tingkat daerah, tetapi juga menjangkau lingkungan usaha nasional.
Dorongan terhadap HSK untuk maju dalam kepemimpinan KADIN Gorontalo tidak semata-mata didasarkan pada latar belakangnya sebagai pengusaha. Pengalaman organisasi, jejaring usaha, serta kemampuannya membangun komunikasi antara dunia usaha, profesional, dan pemerintah menjadi bagian penting yang dinilai relevan dengan kebutuhan KADIN Gorontalo ke depan.
Sejumlah kalangan dunia usaha menilai KADIN Gorontalo membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjadikan organisasi sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku usaha—mulai dari UMKM, pengusaha lokal, pengusaha nasional asal Gorontalo, hingga investor yang ingin mengembangkan usahanya di daerah.
“KADIN harus dipimpin oleh seseorang yang benar-benar memahami dinamika usaha, memiliki jaringan luas, dan mampu membina ekosistem bisnis yang sehat. HSK adalah sosok yang memenuhi kriteria tersebut,” ujar salah seorang pelaku usaha di Gorontalo.
Dikatakan, orientasi kepemimpinan HSK diarahkan pada semangat membangun bersama melalui kerja nyata, kolaborasi, inovasi, dan kreativitas yang menghasilkan nilai tambah bagi daerah, sehingga KADIN Gorontalo ke depan diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi pengusaha, tetapi berkembang sebagai platform ekonomi yang inklusif, kolaboratif, produktif, dan berkelanjutan.
Berbekal pengalaman sebagai arsitek, pengusaha konstruksi, profesional, serta aktivis organisasi profesi dan dunia usaha, HSK membawa gagasan untuk memperkuat jejaring ekonomi antara Gorontalo dengan pusat-pusat kegiatan usaha nasional.
Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah membangun jembatan kolaborasi Jakarta–Gorontalo, sehingga jaringan pengusaha, profesional, dan institusi ekonomi yang selama ini dibangun di Jakarta dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pengembangan ekonomi Gorontalo.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan pemerintah daerah, KADIN, pengusaha nasional dan lokal, UMKM, profesional, akademisi, serta generasi muda dalam satu ekosistem pembangunan ekonomi yang saling menguatkan. ***











