GORUT (RGNEWS.COM) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Gorontalo Utara yang menangani persoalan lahan di wilayah Kecamatan Anggrek dan eks HGU di Desa Sogu, Kecamatan Monano menggelar rapat evaluasi, Senin (26/01/2026). Rapat berlangsung di ruang kerja Wakil Ketua II DPRD Gorontalo Utara.
Ketua Pansus Windra Lagauru mengatakan, rapat tersebut bertujuan menyusun kembali rencana kerja pansus untuk beberapa bulan ke depan.
“Evaluasi ini penting untuk merumuskan langkah lanjutan berdasarkan hasil kerja yang sudah kami lakukan,” kata Windra.
Menurut dia, penyusunan rencana kerja didasarkan pada capaian pansus selama melakukan investigasi dan peninjauan langsung ke lapangan.
Pansus telah menghimpun berbagai data terkait permasalahan lahan yang dikeluhkan masyarakat.
Windra menegaskan, hasil evaluasi akan menjadi dasar dalam menentukan strategi penyelesaian konflik lahan di wilayah Anggrek dan Monano.
“Harapannya, rekomendasi yang kami susun nanti dapat menjadi solusi yang adil bagi semua pihak,” ujarnya.
Pansus DPRD Gorontalo Utara berkomitmen untuk terus mengawal penanganan persoalan lahan agar berjalan transparan dan sesuai ketentuan hukum.
Dalam rapat evaluasi itu hadir beberapa anggota pansus, diantaranya, Fenty Djen Bahsoan, Lukum Diko dan Haris Tuina serta unsur tim pakar dan staf ahli. (*)











