Tambang Sumalata: Dari Emas ke Jejak Sejarah, Gorut Siap Merangkai Wisata Baru

520
ADV
10

GORUT (RGNEWS.COM) – Di balik deru aktivitas tambang rakyat di Kecamatan Sumalata, Gorontalo Utara, tersimpan kisah panjang yang tak kalah berharga dari butiran emas.

Jejak sejarah peninggalan Belanda, artefak pertambangan, hingga makam keramat Ta Lo Kabulu, menjadi saksi perjalanan panjang daerah ini.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, melihat potensi itu sebagai modal berharga.

Bukan hanya untuk pertambangan, tetapi juga sebagai daya tarik wisata sejarah dan budaya.

“Tambang Sumalata bukan sekadar emas. Ada Pulau Mas, Rumah Peninggalan Belanda, Kuburan Belanda, dan berbagai artefak pertambangan yang layak kita rawat dan jual sebagai destinasi wisata,” ungkapnya.

Perjuangan Gorut untuk masuk dalam dokumen Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Hulawa-Buladu yang tengah disusun Kementerian ESDM menjadi salah satu langkah strategis.

Apalagi dokumen WPR sebelumnya yang disusun UNDP sudah tidak berlaku akibat aturan baru. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *