Headlines

Prof Dr Rauf  A Hatu : Ismail Pakaya Pj Gubernur Paling Sukses

407
×

Prof Dr Rauf  A Hatu : Ismail Pakaya Pj Gubernur Paling Sukses

Sebarkan artikel ini
Prof Dr Rauf A Hatu

“Pj Gubernur Moh Rudy Salahudin bisa lebih fokus pada pengembangan Ekonomi, disamping sukseskan Pilkada. Tidak terperangkap arus politik, mendorongnya terjebur dalam keperpihakan, salah satu parpol atau pasangan calon di Pilkada,” Ujar Prof Dr Rauf A Hatu

Editor  : Sahril Rasid

GORONTALO (RG.COM)—Guru besar Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof Dr Rauf A Hatu berpendapat Ismail Pakaya Pj Gubernur yang paling sukses karena mampu melewati situasi paling sulit .

Secara pyskologis dan politik tekanan terhadap Ismail Pakaya sebagai pj gubernur periode 12 Mei 2023-12 Mei 2024 berlipat lipat.

Bagaimana mensukseskan Pilpres dan Pileg , dan menjaga stabilitas daerah dan birokrasi di jajaran pemprov Gorontalo untuk mendukungnya dalam pemerintahan.

“ Jelas ini tidak segampang yang dilihat, tapi Ismail Pakaya berhasil melaksanakan tupoksi seoranng Penjabat Gubernur Gorontalo, diera Pemilu,” tegas Prof Dr Rauf A Hatu.

“ Pemilihan Presiden, Pemilihan anggota legislatif kabupaten kota-DPR-RI, berlangsung dengan baik sampai ditetapkannya dua agenda tersebut, dengan stabilitas daerah terjaga, tanpa ada keributan apapun,’ tegas Rauf Hatu.

Diera Hamka Hendra Noer secara pemerintahan bagus. Tapi komunikasi politik antara Pemrov, Deprof dan lembaga dan organisasi masyarat sering miss communication, sehingga banyak riak riak didaerah.

Tapi diera Ismail Pakaya ini tidak terjadi. Mungkin karena Ismail Pakaya putra daerah lebih memahami karakter, dan budaya orang Gorontalo sehingga komunikasinya bagus.

Persoalan stabilitas inilah yang mampu dijaga Ismail Pakaya, bahkan persoalam internal anggaran di KPU dan Bawaslu dengan keterbatasan anggaran di daerah itu mampu diselesaikan tanpa terganggunya stabilitas.

Ini dilakukan ditengah ekonomi negara dalam keadaan sulitt. “ Saya menggunakan istilah ‘ ekonomi sulit” tapi dua agenda penting yang terlaksana dengan baik,” kata Rauf lagi.

Dalam opini Rauf Hatu, kinerja dari IsmaiL Pakaya sangat baik,sekalipun sebagai Pj yang memiliki kewenangan terbatas masih ada kurangnya.

“ Jika indicator menentukan Pj itu kinerja, maka saya pikir Ismail Pakaya layak untuk dipilih kembali menjadi Penjabat berikutnya ketika masa tugasnya selesai,’ tegas Prof Dr Rauf Hatu.

” Ini opini saya, bukan berarti saya tidak suka dengan penetapan Pj Gubernur Gorontalo Moh Rudi Salahudin, tidak sama sekali. Saya hanya mengukur kinerja seorang pj saja,’ ujar Rauf lagi.

Karena menurutnya, ia sadar betul ditunjuknya seorang PJ itu merupakan kewenangan presiden, dan mendagri. Tentu sebagai warga masyarakat menerima segala keputusan presiden dan tidak pernah menolak dan mempersoalkan keputusan presiden.

Hanya saja, dalam pandangannya. Penentuan Pj bukan saja ditentukan raport baik (kinerja) seorang pj. Tapi lebih seberapa besar tekanan politik di pusat untuk menghasilkan seorang Penjabat gubernur.

“ Istilahnya Penjabat Gubernur sangat ditentukan lobi lobi politik di seputaran istanam” ujar Rauf Hatu.

Ini sebuah fenomena show force kekuasaan dibidang politik . ‘ Siapa kuat dia menang,” katanya,

Hanya saja ia bersyukur. Sekalipun arus politik begitu kuat dalam penentuan Penjabat Gubernur atau bupati.

Tapi yang dipilih adalah kalangan birokrasi yang kapasitasya tidak diragukan. Birokrat yang ditunjukpun memiliki standart kualitas birokrasi yang hebat.

Seperti Pj Gubernur Gorontalo yang baru Moh Rudy Salahudin secara rekam jejaknya luar biasa.

“ Saya kira tugasnya di Gorontalo sudah ringan tinggal melaksanakan pilkada. Saya berharap selama bertugas di Gorontalo ia akan lebih fokus mengembangkan ekonomi, UMKM sehingga bisa tumbuh dengan baik,’ kata Prof Dr Rauf Hatu.

Tapi yang terpenting adalah Pj gubernur Rudi Salahudin tidak terperangkap dalam arus politik yang mendorongnya sehingga terjebur dalam keperpihakan  salah satu parpol atau pasangan calon di Pilkada.

Saya berharap, kinerja Pj Gubernur Gorontalo Rudi Salahudin bisa lebih sukses dari Pj Gubernur Ismail Pakaya. *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *