Gorut

DPP Golkar Rekomendasikan Hamzah Sidik Calon Bupati  di Pilkada Gorut

688
×

DPP Golkar Rekomendasikan Hamzah Sidik Calon Bupati  di Pilkada Gorut

Sebarkan artikel ini
Hamzah Sidik Jibran

  • Editor    : Sahril Rasid
  • Penulis  : Indra Bakari

GORUT (RG.COM) – DPP Partai Golkar baru saja menyurat ke semua DPD Partai Golkar se- Indonesia.

Dalam surat tertanggal 4 April 2024 itu, semua bakal calon kepala daerah yang bakal diusung Partai Golkar pada Pilkada serentak tahun 2024 ini diundang.

Mereka diundang pada silaturahmi dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto guna mendapat pengarahan.

“Ya betul, dan surat sudah diteruskan kepada bakal Calon Kepala Daerah sesuai yang terlampir dalam surat dan yang baru memberi konfirmasi kehadiran sejauh ini baru Sdr. Thomas Mopili,” ungkap Wakil Ketua Bidang OKK Golkar Gorontalo Utara, Indra Nodu.

Menariknya, khusus Gorontalo Utara, nama Hamzah Sidik masuk dalam lampiran bakal calon yang diundang.

Ia diundang bersama Ketua DPD II Golkar Gorut Thariq Modanggu dan Idrus M.T. Mopili yang saat ini menjabat Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Gorontalo.

Sebelumnya, nama Hamzah Sidik tidak masuk bursa bakal calon. Karena dirinya tidak mendapat surat tugas dari DPP.

Namun, berdasarkan surat perintah DPP Partai Golkar Nomor 1369, nama Hamzah Sidik diakomodir sebagai salah satu kandidat potensial untuk di usung sebagai Kepala / Wakil Kepala Daerah di Gorontalo Utara.

Sebelumnya Golkar Gorut hanya merekomendasikan Thariq Modanggu dan Idrus M.T Mopili sebagai calon kepala/wakil kepala daerah.

Munculnya nama Hamzah Sidik dalam bursa kandidat calon kepala/wakil kepala daerah, semakin meramaikan peta politik di Gorontalo Utara.

Apalagi akhir-akhir ini nama Hamzah Sidik mulai dielus berpasangan dengan jagoan Partai NasDem Roni Imran dalam bingkai paket RH.

Yang jelas, jika melihat potensi jumlah kursi Golkar di DPRD Gorut periode 2024 – 2029, maka kecil kemungkinan Golkar mengusung paket TM2 (Thariq Modanggu – Thomas Mopili) yang sempat muncul sebelumnya.

Kalau pun bisa, maka Golkar harus berkoalisi, itu pun harus mampu meyakinkan partai koalisi.

Kita tunggu saja siapa kandidat yang bakal diusung Partai Golkar di pilkada Gorut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *