Dekab KabgorKabgor

Penambahan Penyertaan Modal pada BSG untuk Pertanian perlu Ditingkatkan

278
×

Penambahan Penyertaan Modal pada BSG untuk Pertanian perlu Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Irman Mooduto, Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi PKS

GORONTALO (RG.COM) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo pada dasarnya menyetujui Ranperda usul inisiatif eksekutif tentang Penambahan Penyertaan Modal pada Bank SulutGo (BSG) sebesar Rp 1 miliar dalam rangka memaksimalkan program di bidang pertanian.

Namun demikian, fraksi-fraksi di DPRD memberikan pandangan beragam terhadap hal tersebut yang pada dasarnya sebagai bentuk harapan terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya bidang pertanian.

Seperti yang datang dari Fraksi PKS saat rapat paripurna pembicaraan tingkat I pembahasan ranperda usul inisiatif pemerintah daerah tentang penambahan penyertaan modal pada Bank SulutGo, Senin (4/12).

Irman Mooduto selalu juru bicara Fraksi PKS merespon penambahan penyertaan modal pada Bank SulutGo terhadap program pertanian di Kabupaten Gorontalo.

“Memang penambahan penyertaan modal tujuan untuk kemaslahatan masyarakat, khususnya pertanian di Kabupaten Gorontalo. Namun, pandangan kami, penambahan Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar itu untuk Kabupaten Gorontalo sangat sedikit. Kami berharap, penyertaan modal ini harus ditingkatkan lagi. Sehingga masyarakat yang menikmati program itu lebih banyak,” tutur Irman.

Ia mengatakan, kalau penambahan penyertaan modal hanya Rp 1 – 2 miliar, yang menikmati tidak semua masyarakat pertanian di daerah itu.

“Kalau kami lihat itu hanya cukup untuk 1 hingga 2 kecamatan saja. Padahal, kita di Kabupaten Gorontalo memiliki wilayah yang luas dan itu dikelola banyak petani,” terangnya.

Untuk itu, ke depan, pihaknya menyarankan, penambahan penyertaan modal untuk program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat perlu ditingkatkan.

“Mungkin bisa Rp 10 miliar atau malah lebih. Agar masyarakat yang menikmati program itu lebih banyak lagi. Sehingga program itu benar-benar dirasakan dampaknya terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gorontalo,” tandasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *