HeadlinesOlahraga

Pj Gubernur Gorontalo : Jaga Tradisi Bermain Takraw, Merawat Tradisi Juara

343
×

Pj Gubernur Gorontalo : Jaga Tradisi Bermain Takraw, Merawat Tradisi Juara

Sebarkan artikel ini
Penjagub Ismail Pakaya saat hadir dan membuka langsung kegiatan Gubernur Cup Sepak Takraw di gedung olahraga Keris Sakti, Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Kamis (2/11/2023). Foto – Alfred
  • Editor : Sahril Rasid
  • Penulis : Sri Fatmawar Dama

GORONTALO (RG.COM)—Takraw bukan sekedar cabang olahraga di Provinsi Gorontalo. Takraw menjadi sebuah tradisi permainan bagi masyarakat.

 Jangan heran kemudian putra putri Gorontalo selalu menjadi juara di even nasional bahkan dunia ketika Takraw menjadi cabang olah raga yang dipertandingkan.

“ Tradisi bermain Takraw di masyarakat inilah yang harus dijaga. Gorontalo hari ini bicara dilevel asia dan dunia karena tradisi bermain takraw, anak anak Gorontalo diusia dini sudah mengenal dan bermain takraw,’

kata Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya saat membuka kegiatan gubernur Cup Takraw di Gedung Olahraga Keris Sakti Luwoo Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo Kamis (21/1/2023).

“ Menjaga tradisi juara di cabang olah raga takraw syaratnya adalah menjaga tradisi bermain takraw di masyarakat harus dijaga,seperti masyarakat Gorontalo era tahun 70-80-90 menjadikan olah raga takraw sebagai permainan keseharian diberbagai usia.

Ditegaskan gubernur sejak era 80-an Gorontalo selalu menjadi terbaik,dan menjadi pesaing utama yang diunggulkan bagi provinsi lain.

Contoh kecil PON ke-XVIII di Riau, ke-XIX di Jawa Barat dan ke-XX di Papua dengan raihan medali emas.

PON contoh kecil, kenapa, karena atlet dan pelatih Gorontalo selalu selalu menjadi langgan timnas di level asia dan dunia.

“Kalau bicara soal sepak takraw Gorontalo identik dengan itu, prestasi kita luar biasa. Baik internasional, nasional, dan tidak hanya di kelas provinsi. Melalui turnamen ini Saya juga berharap akan lahir atlet-atlet baru yang siap berlaga mewakili provinsi kita,” beber Penjagub Ismail.

Tidak hanya itu, ia juga mengajak generasi muda untuk mengisi waktunya dengan hal-hal positif seperti bermain takraw sepak bola dan olah raga lainnya selain meniaga kesehatan menjadi skil membawa harum nama daerah di bidang olahraga.

Penjagub menilai sekarang ini banyak yang duduk di warung kopi hanya membahas politik.

“Ada banyak olahraga jadi jangan habiskan waktu untuk membahas politik saja, ketika semua cabang terus melakukan kegiatan-kegiatan di klub, organisasi, saya kira kita Provinsi Gorontalo akan jadi peraih terbanyak di setiap kejuaraan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PTSI) Provinsi Gorontalo Sofyan Puhi menyerahkan bantuan net dan bola takraw kepada delapan tim

diantaranya, tim Keris Sakti, Bams, Naga Merah, King Speed, Duta Perdana, Kopi, H3, dan Tim PPLP sebagai bentuk pembinaan untuk meningkatkan semangat mereka dalam berlatih.

Turut hadir bersama Penjagub, Sekretaris Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) provinsi Abdullah Pala, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Hendra Abdul, Camat Telaga Jaya, Ketua PTSI kabupaten/kota, dan Kepala Desa se-kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *